Norsan Optimis Hilirisasi Bauksit Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Kalbar hingga 6 Persen

19 Februari 2026 07:51 WIB
Rapat koordinasi konsultasi publik perubahan daftar PSN wilayah Kalbar di Hotel Novotel Pontianak, Rabu (18/2/2026). (Istimewa)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Pemerintah pusat berkomitmen melakukan pengembangan Proyek Strategis Nasional (PSN) smelter alumina–aluminium di Kalimantan Barat.

Pembangunan smelter baru pun telah direncanakan akan dibangun di Kabupaten Landak. Sementara proyek smelter yang ada di Kabupaten Mempawah akan terus dilanjutkan.

Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan optimistis PSN tersebut akan mengakseslerasi pertumbuhan ekonomi daerah.

“Terutama di Mempawah dan Landak,” ujarnya usai konsultasi publik perubahan daftar PSN wilayah Kalbar di Hotel Novotel Pontianak, Rabu (18/2/2026).

Menurut Norsan, fasilitas pengolahan dan pemurnian alumina terpadu menjadi momentum penting hilirisasi sumber daya alam bauksit.

Lewat hilirisasi, diyakini, nilai tambah daerah meningkat, struktur industri menguat, dan kontribusi manufaktur terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) naik.

Ia menilai, PSN bukan sekadar investasi. Proyek ini menjadi pengungkit target pertumbuhan ekonomi Kalbar 2026 di kisaran 5,19–6,17 persen hingga arah pembangunan 2030. Namun ia mengingatkan aspek lingkungan tidak boleh diabaikan.

“Tata ruang, kawasan hutan, pengelolaan limbah, serta reklamasi dan reboisasi pascatambang harus diperhatikan serius,” tegasnya.

Selain lingkungan, Norsan menyoroti tenaga kerja lokal. Dari sekitar 2,97 juta pekerja di Kalbar, sektor pertanian masih mendominasi 41,44 persen.

Pekerja paruh waktu 27,67 persen dan setengah pengangguran 10,43 persen. Artinya, tantangan pembangunan bukan hanya pertumbuhan, tetapi pemerataan manfaat.

“Masyarakat setempat harus diutamakan. Jangan hanya jadi penonton. Harus jadi tenaga terampil bahkan manajer,” katanya.

Ia menambahkan, proyek smelter aluminium juga berjalan di Pulau Penebah, Kabupaten Kayong Utara, dengan pasokan bauksit dari Ketapang dan Kayong sekitarnya.

Pemerintah Provinsi Kalbar menyatakan siap berkolaborasi dengan pemerintah pusat dan daerah agar proyek berjalan lancar dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.***


Penulis : Dina Prihatini Wardoyo
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar