Berkah Ramadan, Pasar Juadah Selalu Ramai, Edi Kamtono: Tanda Ekonomi Rakyat Bergerak

19 Februari 2026 13:41 WIB
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono ikut meresmikan pembukan Pasar Juadah Masjid Raya Mujahidin, Kamis (19/2/2026). (Prokopim)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Ragam takjil tersaji di pasar juadah Masjid Raya Mujahidin Pontianak. Pembeli tak pernah sepi.

Warga datang silih berganti berburu makanan untuk berbuka puasa, sementara pedagang sibuk melayani.

Ramadan pun menghadirkan berkah ekonomi. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menilai geliat tersebut sebagai tanda ekonomi kerakyatan bergerak.

“Kita bersyukur kegiatan ini sudah menjadi tradisi setiap Ramadan. Ini bagian dari syiar ekonomi umat agar UMKM bisa bangkit,” ujarnya, Kamis (19/2/2026).

Ia mengingatkan pedagang memanfaatkan momen Ramadan dengan baik, terutama menjaga kualitas dagangan.

“Beri sajian terbaik. Jaga kebersihan dan kesehatan makanan. Keuntungan penting, tapi pahala juga,” pesannya.

Pasar juadah di Masjid Raya Mujahidin tahun ini diisi 108 lapak. Sebagian sudah beroperasi sejak hari pertama Ramadan, sedangkan sisanya akan menyusul dalam sepekan ke depan bersama komunitas dan pelaku UMKM lainnya.

Salah satu pedagang, Selfi (23), mulai berkemas sejak pukul 11.00 WIB. Dua jam kemudian pembeli berdatangan.

“Ini hari pertama sudah ramai. Memang awal puasa selalu penuh,” katanya.

Warga Sungai Raya Dalam itu telah beberapa tahun berjualan di lokasi tersebut. Ia menjajakan kue titipan dan buatan keluarganya di rumah, dengan omzet yang cukup menguntungkan.

Menariknya, hampir setengah transaksi pada hari pertama menggunakan QRIS. Tren pembayaran digital mulai terasa di lapak-lapak takjil. Bagi Selfi, Ramadan bukan sekadar ibadah, tetapi juga musim rezeki.***


Penulis : Abdul/ril/biz
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar