Reses di Pontianak Timur, Agus Sugianto Serap Keluhan Jalan Rusak, Fasilitas SMA Minim dan BPJS Nonaktif
PONTIANAK, insidepontianak.com – Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak, Agus Sugianto, menyerap aspirasi warga Pontianak Timur saat reses, pada Minggu (1/2/2026).
Keluhan warga pun mengalir disampaikan kepada legislator NasDem itu. Mulai dari Jalan gang rusak. Layanan BPJS PBI dinonaktifkan. Hingga minimnya SMA negeri.
“Permintaan masyarakat masih didominasi infrastruktur jalan gang. Itu yang paling banyak disampaikan,” ujar Agus.
Persoalan kesehatan turut mencuat. Penonaktifan BPJS PBI dipertanyakan. Termasuk kewajiban pemeriksaan berkala di puskesmas bagi peserta yang baru aktif.
“Masyarakat merasa tidak sakit, tapi harus periksa dalam jangka waktu tertentu. Ini membingungkan dan perlu penjelasan yang jelas,” katanya.
Di sektor pendidikan, keterbatasan SMA negeri menjadi sorotan. Saat ini sekolah negeri berada di Tanjung Raya II, seperti SMA Negeri 6, SMA Negeri 9, dan SMK Negeri 21 Pontianak.
Bagi warga Tanjung Raya I, Dalam Bugis, hingga Tambelan Sampit, jaraknya dinilai cukup jauh. Akses pendidikan belum sepenuhnya merata.
“Ini harus jadi perhatian bersama,” tegasnya.
Warga juga menanyakan arah pembangunan Pontianak Timur, baik fisik, pendidikan, maupun layanan kesehatan. Agus menyampaikan rencana pembangunan trotoar dan menyatakan dukungan penuh terhadap program tersebut.
“Kami dari dapil Pontianak Timur siap mendukung anggaran pembangunan trotoar. Kawasan akan lebih tertata dan nyaman,” ujarnya.
Ia memastikan seluruh aspirasi dibawa ke pembahasan bersama pemerintah daerah dan akan diperjuangkan agar tidak berhenti sebagai catatan reses semata.***
Penulis : Andi Ridwansyah
Editor : -
Tags :

Leave a comment