DPRD Kalbar Minta Pemerintah Pastikan Keselamatan WNI di Tengah Memanasnya Konflik Iran-AS-Israel

2 Maret 2026 15:55 WIB
Ketua DPRD Kalimantan Barat, Aloysius. (Insidepontianak.com/Andi Ridwansyah)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Aloysius, meminta pemerintah Indonesia segera memastikan keselamatan warga negara Indonesia (WNI), termasuk warga asal Kalbar yang berada di kawasan terdampak konflik.

Desakan ini menyusul konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel yang dalam dua hari terakhir dilaporkan semakin memanas.

Aloysius mengaku khawatir terhadap kondisi WNI yang saat ini berada di kawasan Timur Tengah, baik untuk menjalankan ibadah umrah, bekerja, menempuh pendidikan, maupun melakukan kunjungan wisata.

“Mungkin ada warga Ktalbar atau warga kita yang sedang umrah, belajar, bekerja, atau kunjungan wisata di wilayah-wilayah konflik itu. Sekarang sudah terjadi amuk rudal berdaya ledak tinggi dan serangan pesawat canggih. Kita tentu khawatir,” ujarnya.

Menurutnya, situasi yang terus berkembang cepat menuntut langkah sigap dari pemerintah pusat, khususnya kementerian terkait dan perwakilan diplomatik RI di luar negeri, untuk mengambil langkah teknis pengamanan, termasuk opsi evakuasi apabila kondisi semakin memburuk.

Ia juga menyoroti informasi yang beredar mengenai adanya penundaan kepulangan WNI akibat pembatasan penerbangan di sejumlah wilayah udara yang terdampak konflik. Beberapa bandara dilaporkan membatasi pendaratan dan keberangkatan pesawat demi alasan keamanan.

“Kita mendapat informasi bahwa kepulangan juga tertunda karena pesawat tidak bisa mendarat di wilayah yang mendekati zona konflik. Ini tentu menjadi perhatian serius,” katanya.

Aloysius menekankan pentingnya transparansi dan akses informasi yang jelas bagi keluarga WNI di daerah, termasuk di Kalimantan Barat. Kepastian mengenai kondisi terkini serta rencana pemulangan dinilai sangat penting untuk meredam kecemasan keluarga di tanah air.

Politisi PDI Perjuangan ini khawatir konflik yang melibatkan Iran dengan Amerika Serikat dan Israel  berdampak luas terhadap stabilitas kawasan Timur Tengah. Sejumlah negara seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, dan Bahrain disebut berada di kawasan yang berpotensi terdampak secara tidak langsung, baik dari sisi keamanan maupun lalu lintas penerbangan internasional.

Sebagai wakil rakyat di daerah, Aloysius berharap pemerintah Indonesia meningkatkan koordinasi lintas kementerian serta memperkuat komunikasi dengan perwakilan RI di negara-negara terdampak demi memberikan perlindungan maksimal bagi seluruh WNI.

“Sebagai warga negara, kita berharap pemerintah bisa memastikan keamanan dan kepastian bagi warga kita, termasuk dari Kalbar, agar bisa kembali dengan selamat atau setidaknya merasa aman,” tegasnya. (Andi)


Penulis : Andi Ridwansyah
Editor : Wati Susilawati

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar