PLN Jaga Keandalan Listrik, Festival Cap Go Meh 2026 Singkawang Meriah

5 Maret 2026 15:45 WIB
Gemerlap lampion menerangi malam perayaan Cap Go Meh 2026 di Kota Singkawang. (Dok/Syah Reza Meiyaga)

SINGKAWANG, insidepontianak.com – Festival Cap Go Meh 2577 Kongzili di Kota Singkawang berlangsung meriah. Puncak perayaan digelar pada Selasa (3/3/2026). Berjalan lancar tanpa gangguan listrik.

PLN melalui Unit Induk Distribusi Kalimantan Barat memastikan sistem kelistrikan tetap andal selama rangkaian festival. Pasokan listrik dijaga stabil sepanjang kegiatan.

Cap Go Meh Singkawang dikenal sebagai salah satu festival budaya terbesar di Indonesia. Ribuan pengunjung datang dari berbagai daerah, bahkan mancanegara.

Atraksi budaya menjadi magnet utama. Mulai dari parade Tatung, barongsai, arak-arakan naga, hingga ritual tradisi Tionghoa.

Rangkaian festival digelar sejak 28 Februari hingga 4 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi panggung pelestarian budaya sekaligus penggerak pariwisata daerah.

Tahun ini terasa istimewa karena bertepatan dengan bulan suci Ramadan. Momentum itu mencerminkan kuatnya harmoni dan toleransi antarumat beragama di Kalimantan Barat.

Pembukaan festival dihadiri Wakil Ketua MPR RI Bambang Wuryanto. Ia membuka acara secara simbolis dengan memukul loku atau gendang.

Turut hadir Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono serta sejumlah pejabat kementerian.

Kedatangan mereka disambut Penjabat Gubernur Kalbar Ria Norsan dan Penjabat Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie.

Para tamu kemudian menyaksikan parade naga, barongsai, serta atraksi Tatung. Ribuan warga memadati kawasan pusat kota.

Ketua Pelaksana Imlek 2577 Kongzili dan Cap Go Meh 2026, Bun Cin Thong, mengapresiasi dukungan PLN. Ia menilai pasokan listrik menjadi faktor penting kelancaran acara.

“Kami berterima kasih kepada PLN atas dukungannya. Kebutuhan listrik cukup besar, tetapi seluruh kegiatan berjalan lancar,” ujarnya.

Manager PLN UP3 Singkawang, Made Hary Palguna, mengatakan pengamanan listrik dilakukan berlapis. PLN menyiagakan personel di berbagai titik strategis.

Petugas juga melakukan pemeriksaan jaringan secara menyeluruh. Tim patroli disiagakan selama 24 jam.

“Kami memastikan sistem kelistrikan tetap stabil selama festival berlangsung,” kata Made.

Ia menambahkan, PLN juga menyiapkan tim siaga lengkap dengan peralatan teknis. Langkah ini untuk merespons cepat jika terjadi potensi gangguan.

General Manager PLN UID Kalimantan Barat, Maria G. I. Gunawan, menegaskan dukungan terhadap agenda daerah merupakan komitmen PLN.

“Keandalan listrik sangat penting bagi event nasional seperti Cap Go Meh. Listrik tidak hanya menopang acara, tetapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Festival Cap Go Meh turut memberi dampak ekonomi bagi Singkawang. Lonjakan wisatawan mendorong pergerakan sektor perdagangan, kuliner, dan jasa.***


Penulis : Dina Prihatini Wardoyo
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar