Maman Tak Maju,  Penjaringan Ketua Golkar Kalbar Resmi Ditutup, Ichfany Calon Tunggal

6 Maret 2026 17:14 WIB
Pendaftaran bakal calon Ketua DPD Partai Golkar Kalimantan Barat periode 2026-2031 resmi ditutup, Jumat (6/3! 2026) pukul 16.00 WIB/IST

PONTIANAK, insidepontianak.com - Pendaftaran bakal calon Ketua DPD Partai Golkar Kalimantan Barat periode 2026-2031 resmi ditutup, Jumat (6/3! 2026) pukul 16.00 WIB.

Hingga batas akhir pendaftaran, yang dilakukan Tim Penjaringan hanya satu nama yang mendaftarkan diri, yakni Bendahara Partai Golkar, Ichfany.

 Sementara, Ketua DPD Golkar yang juga Menteri UMKM, Maman Abdurahman dipastikan tak maju kembali.

Ketua Steering Committee (SC) Musda Golkar ke-XI, Jemaan Elvi Eluwis, mengatakan proses penjaringan telah dibuka sejak pukul 09.00 hingga 16.00 WIB.

Selama rentang waktu tersebut, hanya satu calon yang mengambil sekaligus mengembalikan formulir pendaftaran. Dia adalah Ichfany.

“Dari pukul 09.00 sampai 16.00 sore, ternyata yang mengambil formulir dan mengembalikan berkas pendaftaran hanya satu orang, yaitu Bapak Ichfany ST yang saat ini menjabat sebagai bendahara Partai Golkar,” ujar Jemaan Elvi Eluwis. 

Ichfany hadir didampingi Ketua DPD Partai Golkar dan para pimpinan ormas dan hasta karya. Dia menyerahkan berkas pendaftaran bersama tim penjaringan.

"Banyak ketua DPD hadir mendampingi beliau, termasuk organisasi sayap dan organisasi yang didirikan partai. Ini menunjukkan dukungan yang sangat besar,” tambah dia.

Setelah berkas pendaftaran diterima, panitia langsung melakukan verifikasi internal.

 Hasilnya, seluruh dokumen yang diserahkan dinyatakan lengkap dan sesuai dengan petunjuk pelaksanaan (juklak) Musda yang dikeluarkan oleh DPP Partai Golkar.

“Alhamdulillah, semua berkas yang diserahkan telah sesuai dengan juklak nomor 02 tentang pelaksanaan Musda dari DPP. Artinya beliau menjadi satu-satunya calon yang maju dalam Musda besok,” jelasnya.

Jemaan mengungkapkan dukungan terhadap Ichfany telah mengalir kuat dari berbagai pemilik suara.
Dukungan yang masuk telah melampaui ketentuan minimal.

“Dukungan yang mengalir sudah sangat deras, bahkan lebih dari 50 persen plus satu. Kalau sudah demikian dan tidak ada calon lain, besar kemungkinan aklamasi,” kata Jemaan.

Menurutnya, dalam aturan pencalonan Musda Golkar, calon minimal harus mengantongi dukungan 30 persen untuk bisa maju. Sementara jika dukungan sudah mencapai 50 persen plus satu, maka peluang aklamasi sangat terbuka.

Adapun Musda Golkar Kalbar baru  berlangsung besok. Musda tersebut dihadiri Wakil Ketua Umum Bidang Pemenangan Pemilu Jawa-Kalimantan Wihaji, Kepala BKKBN serta Muktarudin, Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia.

Ketua Bidang Kaderisasi dan Keanggotaan DPP Golkar Zulfikar Arse Sadikin yang juga merupakan Wakil Ketua Komisi II DPR RI.

Selain agenda pemilihan ketua, Musda juga akan membahas berbagai program strategis melalui rapat-rapat komisi yang menentukan arah politik dan konsolidasi Golkar Kalbar ke depan.

Jemaan berharap seluruh tahapan berjalan lancar dan keputusan yang telah diverifikasi panitia dapat disetujui oleh forum Musda.

“Insyaallah semuanya berjalan lancar. Kita berharap apa yang sudah diverifikasi panitia dapat disetujui oleh forum Musda besok,” tutupnya.(Andi)


Penulis : Andi Ridwansyah
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar