8 Korban Tewas dalam Kecelakaan Helikopter PK-CFX di Sekadau, 7 WNI, 1 WNA Malaysia

17 April 2026 12:57 WIB
Tim gabungan berhasil mengevakuasi seluruh penumpang Helikopter PK-CFX yang jatuh di lereng bukit Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau. (Istimewa)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Delapan korban jatuhnya helikopter PK-CFX di hutan Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, terdiri dari tujuh warga negara Indonesia (WNI) dan satu warga negara asing (WNA).

Helikopter tersebut diawaki pilot Capt Marindra Wibowo dan engineer Harun Arasyid, serta membawa enam penumpang dari KPN Corp (PT Karunia Prima Nastari).

Mereka adalah Patrick (WNA Malaysia, CEO KPN Corp), Viktor T., Charles L., Joko C., Fauzie O., dan Sugito. Seluruh korban telah berhasil dievakuasi.

Jenazah tiba di RSUD Bhayangkara Polda Kalbar sekitar pukul 10.30 WIB, setelah dievakuasi menggunakan Helikopter Caracal TNI AU melalui Bandara Supadio.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Lukman F Laisa, mengatakan sebelum hilang kontak, helikopter sempat mengirimkan sinyal darurat sekitar pukul 08.39 WIB, sesaat setelah lepas landas.

“Helikopter terdeteksi mengirimkan sinyal darurat di wilayah hutan Kalimantan Barat,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Sekitar 30 menit kemudian, helikopter dinyatakan hilang kontak. AirNav lalu menerbitkan notifikasi darurat pada pukul 10.43 WIB.

Tim SAR gabungan akhirnya menemukan serpihan helikopter di lereng bukit kawasan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau.

Seluruh korban berhasil dievakuasi sekitar pukul 22.03 WIB dalam kondisi meninggal dunia. Atas musibah ini, Lukman menyampaikan duka mendalam kepada seluruh keluarga korban.***


Penulis : Andi Ridwansyah
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar