Dukung Pembangunan Daerah, DPRD Minta Investor Gunakan Bank Kalbar

29 Mei 2026 15:24 WIB
Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Barat, Syarif Amin Muhammad/IST

PONTIANAK, insidepontianak.com - Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Barat, Syarif Amin Muhammad mengajak para investor yang berinvestasi di Kalbar untuk turut memperkuat ekonomi daerah dengan membuka dan menggunakan rekening Bank Kalbar dalam setiap transaksi keuangan.

Politisi Partai NasDem itu menilai langkah tersebut bukan sekadar aktivitas perbankan, melainkan bentuk dukungan nyata terhadap pembangunan daerah. Menurutnya, investor yang memperoleh keuntungan dari sektor sumber daya alam dan berbagai potensi ekonomi Kalbar sudah sepatutnya ikut berkontribusi melalui bank daerah.

“Mereka kan sudah mendapatkan cuan yang luar biasa di sektor sumber daya alam dan lainnya, maka tidak salahnya investor juga menanamkan dananya ke Bank Kalbar sebagai bentuk penghargaan,” ujar Amin.

Ia menegaskan, kinerja Bank Kalbar selama ini menunjukkan tren positif. Berbagai penghargaan dari pemerintah pusat maupun lembaga independen menjadi bukti bahwa bank daerah tersebut memiliki performa yang kompetitif dan terpercaya.

Selain itu, kontribusi Bank Kalbar terhadap pembangunan daerah dinilai sangat nyata. Setiap tahun, bank milik daerah tersebut mampu memberikan dividen kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat sebagai pemegang saham utama dengan nilai yang terus meningkat.

“Tahun lalu sekitar Rp130 miliar untuk provinsi, bahkan meningkat dibanding tahun sebelumnya,” katanya.

Amin menilai keberadaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) menjadi instrumen penting dalam memperkuat kemandirian fiskal daerah di tengah keterbatasan anggaran pemerintah. Karena itu, ia berharap seluruh pihak, termasuk investor, dapat mendukung pertumbuhan BUMD lokal.

Selain mengapresiasi Bank Kalbar, Amin juga menyoroti kinerja positif Jamkrida Kalbar yang disebut mampu menghasilkan pendapatan sekitar Rp4,5 miliar per tahun sehingga turut memberikan dividen bagi daerah.

Namun demikian, Komisi III DPRD Kalbar masih menaruh perhatian terhadap kondisi Perusda Aneka Usaha yang dinilai belum berkontribusi optimal terhadap pendapatan daerah.

“Saat ini Perusda memang belum sepenuhnya sehat. Tapi kita berharap ke depan bisa kembali membaik dan menghasilkan pendapatan baru sehingga dapat membagi dividen ke daerah,” tutupnya.(Andi)


Penulis : Andi Ridwansyah
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar