Seluruh Korban Helikopter PK-CFX Teridentifikasi, Proses Pemulangan Segera Dilakukan
PONTIANAK, insidepontianak.com – Delapan jenazah korban kecelakaan helikopter PK-CFX yang hilang kontak di wilayah Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, telah teridentifikasi.
Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabid Dokkes) Polda Kalbar, Subur, mengungkapkan bahwa dari delapan korban, empat di antaranya telah dipastikan identitasnya melalui kesesuaian data ante mortem dan post mortem.
“Sementara empat lainnya masih dalam proses, menunggu kehadiran pihak keluarga untuk pencocokan data ante mortem,” jelasnya.
Subur menyebut secara umum kondisi korban masih dapat dikenali, sehingga mempermudah proses identifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI).
Ia menegaskan, seluruh jenazah pada prinsipnya telah teridentifikasi. Namun, prosedur resmi tetap mengharuskan adanya kecocokan data antara ante mortem dan post mortem sebelum jenazah diserahkan kepada pihak keluarga.
“Proses pemulangan akan dilakukan setelah seluruh data dinyatakan sesuai,” tambahnya.
Subur menyebut dari delapan korban. Hanya satu warga Kalbar yang berasal dari Melawi. Sementara satu WNA asal Malaysia.
Untuk diketahui helikopter jenis Airbus Helikopter EC130T2 dengan registrasi PK-CFX dioperasikan PT Matthew Air Nusantara yang diketahui melayani rute dari Helipad PT Cipta Mahkota menuju Halipad PT Graha Agro Nusantara.
Helikopter tersebut diawaki satu pilot yakni Capt Marindra Wibowo serta membawa satu engginer Harun Arasyid dan enam penumpang dari KPN Corp termasuk jajaran manajemen perusahaan.
Mereka adalah Mr Patrick Warga Negara Malaysia, Mr Viktor T, Mr. Charles L, Mr. Joko C. Mr. Fauzie O dan Mr. Sugito.
Saat ini seluruh keluarga sudah berkumpul di Rumah Sakit Bhayangkara Pontianak.
Untuk diketahui, helikopter PK-CFX sebelumnya dilaporkan hilang kontak pada Kamis pagi (16/4/2026) sekitar pukul 08.39 WIB, saat terbang dari Melawi menuju Kubu Raya.
Dalam penerbangan tersebut, helikopter mengangkut delapan orang, terdiri dari dua kru—pilot Marindra W. dan engineer Harun Arasyid—serta enam penumpang. Seluruh korban kini telah berhasil dievakuasi.(Andi)
Penulis : Andi Ridwansyah
Editor : -
Tags :

Leave a comment