Pemprov Kalbar Tingkatkan Penanganan Karhutla: Ketapang, KKR, Mempawah Jadi Prioritas
PONTIANAK, insidepontianak.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat meningkatkan kesiapsiagaan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tiga daerah prioritas.
Tiga daerah itu meliputi Kabupaten Ketapang, Kabupaten Kubu Raya, dan Kabupaten Mempawah.
Berdasarkan pantauan BMKG per 23 Agustus 2026, Ketapang menjadi wilayah dengan jumlah titik panas (hotspot) terbanyak. Angkanya mencapai 509 titik.
Selanjutnya, disusul Kubu Raya dengan 93 titik, serta Mempawah yang juga menunjukkan peningkatan aktivitas kebakaran.
"Tiga wilayah ini menjadi atensi utama kami. Personel dan peralatan pendukung sudah diterjunkan dan dikerahkan ke lokasi," ujar Koordinator Harian Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Kalbar, Daniel, Senin (24/8/2026).
Daniel menambahkan, upaya pemadaman tidak hanya mengandalkan Satgas Darat. Tapi juga dilakukan melibatkan Satgas Udara.
Pemadaman dengan sistem water bombing diperlukan untuk menjangkau lokasi-lokasi yang sulit diakses jalur darat.
Selain itu, pemerintah mulai memetakan opsi operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) guna memicu hujan buatan.
"Namun modifikasi cuaca ini sifatnya tentatif, disesuaikan dengan kebutuhan serta ketersediaan awan potensial," jelasnya.
Langkah terpadu mulai dari pengerahan personel darat, pemadaman udara, hingga potensi modifikasi cuaca ini terus dimaksimalkan agar karhutla dapat ditanggulangi dengan cepat.
Sebab, dampaknya sudah meluas. Asap karhutla mulai mengancam jarak pandang dan berpotensi mengganggu operasional penerbangan di Bandara Supadio.
“Kami terus melakukan verifikasi lapangan guna memastikan titik api dapat ditangani secara tepat sasaran,” tegas Daniel.***
Penulis : Andi Ridwansyah
Editor : -

Leave a comment