Bupati Kapuas Hulu Surati Pertamina, Desak Solusi Konkret Atasi Kelangkaan BBM Subsidi

22 Februari 2026 05:20 WIB
Aparat kepolisian terlihat berjaga di pusat penyaluran BBM di Kota Putussibau, Rabu (18/02/2026). (Insidepontianak/Istimewa).

KAPUAS HULU, insidepontianak.com – Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, menyurati Pertamina. Ia mendesak kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi segera diatasi.

Kelangkaan Pertalite di Putussibau sudah terjadi hampir sepekan. Antrean di SPBU mengular. Harga di kios pengecer melambung. Tembus Rp17–25 ribu per liter. Warga menjerit.

“Lewat surat, Pak Bupati meminta langkah konkret Pertamina. Karena masalah ini sudah meresahkan masyarakat,” kata Kabag Perekonomian, Administrasi Pembangunan dan Sumber Daya Alam Setda Kapuas Hulu, Budi Prasetyo, Sabtu (21/02/2026).

Surat Bupati ditujukan khusus kepada Sales Area Manager Retail Pertamina Kalimantan Barat. Pemkab berharap kelangkaan tidak berlarut hingga Idul Fitri.

“BBM dibutuhkan masyarakat untuk kelancaran usaha dan aktivitas,” ujarnya.

Pemkab Kapuas Hulu juga akan menggelar rapat koordinasi dengan sejumlah pihak membahas masalah kelangkaan ini agar ada solusi jangka pendek.

“Termasuk soal harga di kios akan dibicarakan, karena saling berkaitan,” jelasnya.

Budi berharap persoalan ini segera teratasi. Berdasarkan informasi Sales Branch Manager Pertamina Sintang, sejumlah langkah sudah dilakukan.

Katanya, stok BBM tersedia di kapal. Namun pembongkaran masih menunggu kepastian izin lokasi jetty emergency.

Budi menambahkan, kelangkaan BBM juga terjadi di beberapa kabupaten wilayah timur Kalbar. Musim kemarau menghambat distribusi.

Pengambilan BBM sempat dilakukan langsung ke Pontianak. Keterlambatan suplai menjadi salah satu penyebab kelangkaan.***

 


Penulis : Teofilusianto Timotius
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar