Gubernur Kalbar: Maknai Ramadan sebagai Momentum Transformasi Spiritual

22 Februari 2026 13:42 WIB
Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan memberikan kultum usai melaksanakan salat subuh berjamaah bersama masyarakat Kapuas Hulu. Kegiatan ini merupakan bagian dari program safari Ramdan gubernur. (Istimewa)

KAPUAS HULU, insidepontianak.com – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, mengajak umat Islam memaknai Ramadan sebagai momentum transformasi spiritual dan sosial.

Artinya, Ramadan harus diisi dengan peningkatan kualitas ibadah. Masjid dimakmurkan. Ibadah berjamaah perlu diperbanyak.

Menurut Norsan, setiap langkah menuju rumah Allah di bulan penuh berkah, bernilai pahala yang sangat besar.

Bahkan diibaratkan seperti mengunjungi Raudhah di Masjid Nabawi bagi yang belum berkesempatan ke Tanah Suci.

Karena itu, tiga pilar utama Ramadan wajib dijalankan sungguh-sungguh. Pertama, puasa (siyam) untuk membentuk ketahanan fisik dan spiritual.

Kedua, salat malam (qiyam) untuk menghidupkan malam penuh berkah. Ketiga, tadarus Al-Qur’an untuk memperdalam interaksi dengan kitab suci.

“Jangan sampai doa agar dipertemukan dengan Ramadan sia-sia. Mari penuhi komitmen kepada Allah,” ajak Norsan saat memberikan kultum usai salat Subuh berjamaah bersama masyarakat di Kabupaten Kapuas Hulu, Minggu (22/2/2026).

Ia juga mengingatkan ada empat golongan yang tidak mendapat ampunan di bulan Ramadan jika tidak segera bertaubat. Salah satunya anak yang durhaka kepada orang tua.

Maka, ia berpesan, momentum Idulfitri setelah Ramdan harus dimanfaatkan untuk memperbaiki hubungan keluarga demi meraih rida Allah SWT.***


Penulis : Dina Prihatini Wardoyo
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar