Lahan Gambut di Pulau Majang Kapuas Hulu Terbakar, Tim Gabungan Pastikan Api Sudah Padam
KAPUAS HULU, insidepontianak.com - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di kawasan Tanjung Hantu, Desa Pulau Majang, daerah perbatasan di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.
Kebakaran lahan di daerah tersebut terjadi sejak 24 Maret 2026, menghanguskan sekitar 116,8 hektare lahan gambut.
Meski berhasil dipadamkan, namun Tim gabungan kembali melakukan pengecekan ke lokasi kebakaran, untuk memastikan titik api benar-benar telah padam dan tidak ada muncul titik panas atau hotspot.
"Api sudah padam, tapi lokasi tersebut tetap dipantau Tim gabungan, TNI, Polri dan juga pihak Magala Agni Semitau dan Resot TNDS Pulau Majang," kata Kasi Humas Polres Kapuas Hulu, IPTU Jamali, di Putussibau, Selasa (31/03/2026).
Menurut Jamali, Anggota Polsek Badau bersama Tim gabungan lainnya melakukan pengecekan dititik koordinat latitude 0.94182 dan Longitude 111.994, yang sebelumnya terdeteksi sebagai area kebakaran.
Lahan yang terbakar merupakan jenis gambut, yang memiliki karakteristik mudah terbakar dan berpotensi menyimpan bara api dalam waktu lama.
Jamali mengatakan untuk upaya antisipasi Karhutla di musim kemarau jajaran Polsek bersama koramil dan pihak terkait lainnya terus melakukan patroli dan pengencekan sejumlah titik yang berpotensi terjadi karhutla.
"Seluruh Polsek jajaran saat ini meningkatkan kesiapsiagaan untuk mencegah dan mengatasi Karhutla," katanya.
Selain itu, petugas gabungan terutama Polsek melalui Bhabinkamtibmas terus berupaya memberikan pemahaman kepada masyarakat, agar bersama-sama mencegah dan antisipasi karhutla.
"Jadi anggota Polri sampai tingkat desa itu gencar-gencar memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat, untuk bersama mengantisipasi karhutla, karena penanganan maupun antisipasi karhutla ini tanggungjawab bersama sampai lapisan masyarakat," pungkasnya. (*)
Penulis : Teofilusianto Timotius
Editor : -
Tags :

Leave a comment