Kualitas Udara Buruk Akibat Kabut Asap, Disdikbud Kapuas Hulu Keluarkan Edaran Belajar di Rumah

11 Agustus 2026 13:30 WIB
Kepala Disdikbud Kapuas Hulu, Petrus Kusnadi/ist

KAPUAS HULU, insidepontianak.com - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kapuas Hulu mengeluarkan surat edaran menghadapi dampak musim kemarau dan kabut asap yang berpotensi berpengaruh terhadap kesehatan dan proses pembelajaran di lingkungan sekolah. 

Kepala Disdikbud Kapuas Hulu, Petrus Kusnadi menjelaskan dengan kondisi kemarau dan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mengakibatkan penurunan kualitas udara yang dapat berdampak terhadap kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan. 

"Satuan pendidikan salah satu lingkungan yang perlu mendapat perhatian, jika kualitas udara terus memburuk, akan kita tempuh obsi belajar dari rumah," kata Petrus Kusnadi, di Putussibau, Senin (10/10/2026). 

Petrus menyebutkan dalam surat edaran tersebut terdapat sembilan poin sebagai langkah meningkatkan kewaspadaan dan antisipasi. 

Ada pun yang perlu menjadi perhatian masing-masing satuan pendidikan (sekolah) diantaranya yaitu menjaga kesehatan warga sekolah dengan membiasakan minum air putih yang cukup, menjaga kebersihan lingkungan dan diri, serta menggunakan masker apabila kondisi udara berdebu atau terdampak kabut asap. 

Kemudian, pihak sekolah juga diminta mengurangi kegiatan diluar ruangan seperti olahraga, upacara dan apel atau kegiatan lain, jika cuaca sangat panas atau udara tidak sehat. 

"Segera lakukan koordinasi dengan semua pihak terkait, apabila terjadi kondisi yang menganggu kesehatan, keselamatan, ketersediaan air maupun gangguan pembelajaran," jelas Petrus.

Selain itu, melalui surat edaran Petrus juga meminta para orang tua dan lingkungan masyarakat dapat turut serta memantau kondisi kesehatan anak dengan membekali anak dengan air putih dan masker, serta berkoordinasi dengan pihak sekolah apabila anak mengalami gangguan kesehatan. 

"Yang jelas kita meningkatkan kesiapsiagaan dan langkah antisipasi, oleh karenanya kami perlu dukungan semua pihak, untuk sama-sama peduli dengan lingkungan sekolah dalam menyikapi dampak kemarau dan kabut asap akibat karhutla," pungkasnya.(*) 


Penulis : Teofilusianto Timotius
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar