Dinkes Sambas Perketat Pengawasan Program Makan Bergizi Gratis, Keamanan Pangan Jadi Prioritas

6 Maret 2026 15:13 WIB
Kepala BGN RI saat meninjau salah satu SPPG Sambas bebrapa waktu lalu. (insidepontianak.com/Antonia Sentia).

SAMBAS, insidepontianak.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sambas memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan di bawah pengawasan ketat demi menjamin keamanan dan kesehatan makanan bagi para pelajar.

Di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap keamanan pangan di lingkungan sekolah, Dinkes Sambas menegaskan tidak ada toleransi terhadap kelalaian dalam pengelolaan makanan yang disiapkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas, Ganjar Eko Prabowo, mengatakan pihaknya mengambil peran aktif dalam mengawal jalannya program tersebut. Dinkes menjalankan tiga fungsi utama sekaligus, yakni sebagai pengawal kualitas makanan, pengendali risiko kesehatan, dan penjamin dampak gizi bagi penerima manfaat.

“Kami memastikan seluruh proses produksi hingga distribusi makanan memenuhi standar dari Badan Gizi Nasional serta ketentuan kesehatan yang berlaku,” ujarnya, Jumat (6/3/2026).

Menurutnya, pengawasan tidak hanya dilakukan saat makanan siap disajikan kepada siswa. Dinkes memantau sejak proses pengolahan bahan baku, penyimpanan, hingga distribusi ke sekolah-sekolah. Setiap SPPG diwajibkan memenuhi standar higienitas, sanitasi, serta prosedur keamanan pangan yang ketat.

Selain itu, Dinkes Sambas juga menyiapkan sistem surveilans kesehatan untuk mendeteksi secara dini kemungkinan terjadinya kejadian luar biasa (KLB), seperti keracunan makanan di lingkungan sekolah. Sistem respons cepat telah disiapkan agar setiap laporan dapat segera ditindaklanjuti.

“Keselamatan anak-anak adalah prioritas utama. Tidak ada kompromi dalam hal keamanan pangan. Jika ditemukan pelanggaran, tentu akan kami tindak sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Dinkes juga secara rutin memberikan edukasi dan pembinaan kepada pengelola SPPG serta pihak sekolah mengenai pentingnya standar keamanan pangan, termasuk tata cara pengolahan makanan yang baik dan benar.

Langkah ini kata Ganjar, diharapkan dapat meminimalisir risiko serta memastikan Program Makan Bergizi Gratis benar-benar memberikan manfaat optimal bagi tumbuh kembang anak-anak di Sambas. 

"Dengan pengawasan berlapis dan koordinasi lintas sektor, Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas berkomitmen menjaga kepercayaan masyarakat sekaligus memastikan program MBG berjalan aman, sehat, dan berkelanjutan, " pungkasnya. (*)


Penulis : Antonia Sentia
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar