Warga Jawai Sambas Rela Antre BBM Sejak Subuh, Pertalite Eceran Tembus Rp13 Ribu

12 Maret 2026 11:38 WIB
Antrean panjang kendaraan memadati SPBU Dungun Laut di Desa Bakau, Kecamatan Jawai, Kabupaten Sambas, Kamis (12/3/2026). (Insidepontianak.com/Antonia Sentia)

SAMBAS, insidepontianak.com – Antrean panjang kendaraan memadati SPBU Dungun Laut di Desa Bakau, Kecamatan Jawai, Kabupaten Sambas, Kamis (12/3/2026).

Warga rela datang sejak subuh demi mendapatkan bahan bakar minyak (BBM). Sepeda motor dan mobil berjejer memenuhi area SPBU. Antrean bahkan mengular hingga ke badan jalan.

Warga terpaksa menunggu berjam-jam sebelum bisa mengisi BBM. Rendi salah satunya. Ia datang ke SPBU sejak pukul 05.00 WIB. Tiga jam kemudian, barulah ia mendapat giliran mengisi bahan bakar.

“Antrean sudah mulai terasa sejak 10 Maret. Saya dari jam lima subuh, baru dapat sekitar setengah sembilan,” ujarnya.

Kelangkaan BBM juga berdampak pada harga di tingkat pengecer. Pertalite kini dijual hingga Rp13 ribu per liter. Angka itu melonjak jauh dari harga resmi yang ditetapkan pemerintah.

“Itu pun susah dicari,” kata Rendi.

Menurutnya, kepanikan warga dipicu kabar yang beredar soal ketersediaan BBM yang disebut hanya cukup untuk sekitar 20 hari. Akibatnya, banyak warga memilih segera mengisi bahan bakar.

“Orang jadi panik karena ada informasi itu,” jelasnya.

Rendi menambahkan, mayoritas warga yang mengantre di SPBU Dungun Laut berasal dari Kecamatan Jawai dan wilayah sekitarnya.

“Harapan kami kondisi cepat normal. Jadi tidak perlu antre lama seperti ini,” pungkas Rendi.

Di tengah masyarakat juga beredar dugaan adanya oknum yang menimbun BBM. Namun informasi tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya.***

 


Penulis : Antonia Sentia
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar