Sekolah Rakyat di Sambas Segera Dibangun, 24.508 Calon Siswa Masuk Daftar
SAMBAS, insidepontianak.com – Rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Sambas mulai menunjukkan titik terang. Pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia disebut telah memberikan lampu hijau untuk merealisasikan program tersebut.
Kepala Bidang Perlindungan Jaminan Sosial Dinas Sosial Sambas, Evan, mengungkapkan bahwa Sambas masuk dalam tahap ketiga pelaksanaan program. Jika tidak ada kendala, pembangunan fisik Sekolah Rakyat dijadwalkan mulai pada Juli 2026.
“Untuk Kabupaten Sambas, kita berada di tahap tiga. Artinya, kalau semua berjalan lancar, proses pembangunan akan dimulai pertengahan tahun ini,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).
Ia menambahkan, dalam mendukung percepatan program tersebut, Pemkab Sambas telah membentuk tim khusus yang melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). Dinas Sosial menjadi leading sector, didukung oleh dinas teknis lain seperti PUPR, Lingkungan Hidup, dan Dinas Pendidikan.
Tak hanya soal pembangunan, proses penentuan calon siswa juga tengah berjalan. Program Sekolah Rakyat ini menyasar anak-anak dari keluarga kurang mampu yang masuk kategori desil 1 dan desil 2 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
"Berdasarkan hasil koordinasi dengan Dinas Pendidikan, tercatat sebanyak 24.508 anak usia sekolah di Sambas masuk dalam kategori tersebut dan berpotensi menjadi calon siswa Sekolah Rakyat, " jelasnya.
Namun, angka itu belum final. Pemerintah akan melakukan verifikasi dan validasi lapangan untuk memastikan kesiapan dan minat calon siswa. Proses ini melibatkan pendamping sosial Program Keluarga Harapan (PKH) yang ditugaskan langsung oleh Kementerian Sosial.
“Data awal sudah ada, tapi tetap akan diverifikasi. Kami ingin memastikan bahwa calon siswa benar-benar sesuai kriteria dan memiliki keinginan untuk bersekolah di Sekolah Rakyat,” pungkasnya. (*)
Penulis : Antonia Sentia
Editor : -

Leave a comment