Komisi IV DPRD Sambas Soroti Data Kekerasan Anak, Minta Transparansi Dinas Terkait

6 Mei 2026 14:21 WIB
Ilustrasi kekerasan pada anak. (istimewa)

SAMBAS, insidepontianak.com – Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sambas, Mardani, menyoroti belum jelasnya data kasus kekerasan terhadap anak tahun 2025 hingga 2026. Ia meminta dinas terkait segera membuka informasi secara transparan agar tidak menimbulkan spekulasi di masyarakat.

Mardani mengungkapkan, hingga saat ini pihaknya belum menerima data resmi dan rinci dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) terkait jumlah kasus kekerasan anak di Kabupaten Sambas.

“Sejauh ini kita belum mendapatkan informasi yang jelas terkait data jumlah kasus kekerasan anak untuk tahun 2025 dan 2026,” ujarnya, Rabu (6/5/2026). 

Menurutnya, ketersediaan data yang akurat dan terbuka sangat penting, tidak hanya sebagai bahan evaluasi, tetapi juga untuk memastikan langkah penanganan yang tepat oleh pemerintah daerah.

Ia juga menekankan pentingnya transparansi dari dinas terkait agar informasi yang beredar di masyarakat dan media tidak menjadi simpang siur.

“Kami berharap dinas yang menangani bisa memberikan informasi yang transparan, supaya tidak menimbulkan kebingungan di masyarakat maupun pemberitaan di media,” pungkasnya. (*)


Penulis : Antonia Sentia
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar