Harga Telur Ayam Ras di Pasar Jagur Sambas Naik, Pemda Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

13 Mei 2026 16:34 WIB
Dinas Kumindag saat mengecek stok barang di Pasar Pagi Sambas, Selasa (12/5/2026).

SAMBAS, insidepontianak.com - Harga telur ayam ras di Pasar Pagi Jagur, Kabupaten Sambas, mengalami kenaikan dalam sepekan terakhir. 

Meski demikian, pemerintah daerah memastikan ketersediaan bahan pokok di pasar tradisional masih aman dan terkendali.

Berdasarkan data pemantauan harga per 11 Mei 2026 yang dilakukan Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sambas, harga telur ayam ras naik dari Rp26 ribu menjadi Rp28 ribu per kilogram atau meningkat sekitar 7,69 persen.

Kepala Bidang Perdagangan Diskumindag Sambas, Suparno, mengatakan kenaikan harga tersebut masih bersifat fluktuatif dan belum berdampak terhadap stok barang di pasaran.

“Sekarang kondisi stok aman. Semua barang, insyaallah ada. Barang yang mengalami kenaikan maupun penurunan itu sifatnya fluktuatif,” ujar Suparno, Rabu (13/5/2026).

Ia menambahkan di tengah kenaikan harga telur, sejumlah komoditas lain justru mengalami penurunan. Harga bawang merah turun dari Rp50 ribu menjadi Rp43.333 per kilogram, sedangkan bawang putih turun dari Rp39.333 menjadi Rp38.667 per kilogram.

Sementara itu, sejumlah kebutuhan pokok lainnya masih terpantau stabil. Harga beras premium bertahan di angka Rp18.500 per kilogram, gula pasir curah Rp19 ribu per kilogram, minyak goreng curah Rp23 ribu per liter, serta cabai merah keriting Rp60 ribu per kilogram.

Menurut Suparno, perubahan harga kebutuhan pokok di pasar dipengaruhi oleh dinamika pasokan dan permintaan harian. Karena itu, pemerintah daerah terus melakukan pemantauan rutin untuk menjaga stabilitas harga di Kabupaten Sambas.

“Pemerintah daerah terus melakukan monitoring agar tidak terjadi lonjakan harga yang membebani masyarakat,” katanya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak panik menghadapi perubahan harga kebutuhan pokok. 

"Selama distribusi dan stok barang tetap terjaga, kenaikan maupun penurunan harga dinilai masih dalam batas yang wajar, " pungkasnya. (*)


Penulis : Antonia Sentia
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar