Sapi 800 Kilogram Milik Peternak Sambas Terpilih Jadi Hewan Kurban Bantuan Presiden Prabowo

19 Mei 2026 14:50 WIB
Peternak saat memandikan sapi yang akan menjadi hewan Kurban dari Presiden Prabowo Subuanto asal Mensere Tebas/IST

SAMBAS, insidepontianak.com – Seekor sapi jenis simental dengan bobot mencapai 800 kilogram milik peternak asal Desa Mensere, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, terpilih sebagai hewan kurban bantuan Presiden Prabowo Subianto untuk Hari Raya Iduladha 2026.

Sapi tersebut merupakan milik Sujono (42), warga Dusun Melur, Desa Mensere. Hewan kurban itu dipilih dari lima ekor sapi yang sebelumnya diajukan oleh Kabupaten Sambas sebagai kandidat bantuan kemasyarakatan presiden.

Pihak Sekretariat Presiden membeli sapi tersebut dengan harga Rp82 juta. Harga itu disepakati setelah dilakukan proses penimbangan bobot badan dan penandatanganan berita acara di Pontianak beberapa waktu lalu.

Kepala Bidang Peternakan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPPKH) Kalimantan Barat, Friyanto mengatakan, Kabupaten Sambas memperoleh satu ekor sapi bantuan presiden tahun ini.

“Untuk Kabupaten Sambas ada satu ekor. Satu ekor sapinya sudah siap. Sapinya berasal dari Kabupaten Sambas juga, dipelihara oleh peternak di Kabupaten Sambas, tepatnya di Desa Mensere, Kecamatan Tebas,” ujarnya, Selasa (19/5/2026).

Friyanto menjelaskan, sapi tersebut merupakan hasil program inseminasi buatan yang dilakukan petugas peternakan di Kabupaten Sambas. Setelah lahir, sapi itu dipelihara oleh peternak hingga tumbuh besar.

“Petugas-petugas peternakan di Kabupaten Sambas, kemudian dipelihara oleh peternak sehingga besar,” katanya.

Ia mengungkapkan, pemerintah kemudian membeli sapi tersebut melalui program bantuan kemasyarakatan presiden. Berdasarkan hasil penimbangan tiga minggu lalu, bobot sapi mencapai 800 kilogram.

“Dan akhirnya ini, alhamdulillah, dibeli oleh pemerintah melalui bantuan kemasyarakatan presiden. Jadi berat badannya pada saat dilakukan penimbangan tiga minggu lalu itu 800 kilogram,” ungkapnya.

Menurut Friyanto, sapi milik Sujono itu menjadi sapi terbesar yang ada di Kabupaten Sambas saat ini.

“Inilah sapi yang terbesar yang ada di Kabupaten Sambas,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembayaran telah dilakukan langsung oleh pihak Sekretariat Presiden kepada peternak di Kantor Dinas Peternakan Provinsi Kalimantan Barat.

“Dilakukan pembayaran dari sekretariat negara ke peternaknya langsung di Dinas Peternakan Provinsi, hari Selasa minggu lalu. Harga yang disepakati itu Rp82 juta,” katanya.

Selain memiliki ukuran besar, sapi simental tersebut juga telah melewati serangkaian pemeriksaan kesehatan hewan oleh dokter hewan dan dinyatakan sehat.

“Semua sapi yang diajukan pada awalnya, yang ada lima ekor itu, sudah diperiksa oleh dokter hewan dari sisi kesehatan hewannya. Kemudian juga sudah ditimbang semuanya. Dari sisi kesehatan hewan, semuanya dinyatakan sehat,” jelasnya.

Friyanto memastikan pengawasan kesehatan terhadap sapi terpilih masih terus dilakukan hingga waktu penyembelihan tiba.

“Selama ini masih dalam pemantauan dan pengawasan dokter hewan,” ujarnya.

Rencananya, sapi bantuan Presiden Prabowo tersebut akan disembelih di Masjid Al-Muhasabah, Desa Mekar Sekuntum, Kecamatan Tebas, saat Hari Raya Iduladha mendatang. (*)


Penulis : Antonia Sentia
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar