Pemkab Landak Inventarisir Aset Tak Terpakai untuk Gerai Koperasi Merah Putih

19 Mei 2026 14:48 WIB
Ilustrasi - bangunan Kopdes Merah Putih

LANDAK, Insidepontianak.com - Pemerintah Kabupaten Landak mulai menginventarisasi sejumlah aset daerah yang tidak lagi berfungsi untuk dimanfaatkan sebagai lokasi pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Aset-aset tersebut mulai dari pasar yang tidak lagi aktif, bangunan sekolah yang tidak digunakan, hingga bekas rumah guru yang selama ini terbengkalai.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Menengah, dan Perdagangan Kabupaten Landak, Gusti Agus Kurniawan, mengatakan langkah itu dilakukan sebagai solusi atas kendala ketersediaan lahan untuk pembangunan gerai KDMP di sejumlah desa.

“BPKAD sedang menginventarisir aset-aset Pemda yang mungkin dianggap tidak berfungsi dengan baik. Mudah-mudahan nanti bisa dialihfungsikan untuk menjadi gerai Koperasi Merah Putih,” ujarnya, Selasa (19/5/2026).

Menurut Agus, Pemkab saat ini fokus menyiapkan lahan, sementara pembangunan fisik bangunan nantinya akan menjadi tugas Kodim.

“Kita dari Pemda menyiapkan lahannya. Nanti bangunannya memang tugas dari Kodim untuk membangun fisiknya,” katanya.

Ia menjelaskan, sejumlah aset yang kini mulai didata di antaranya pasar-pasar yang sudah tidak berfungsi optimal, aset sekolah yang tidak lagi digunakan, hingga bekas rumah guru.

“Tidak menutup kemungkinan pasar-pasar yang tidak berfungsi itu, kemudian aset sekolah yang tidak digunakan dengan baik, termasuk rumah-rumah guru bekas, itu yang sekarang sedang diinventarisir,” jelasnya.

Berdasarkan data laporan KDKMP Kabupaten Landak per 12 Mei 2026, dari target 156 titik pembangunan gerai KDMP, baru sekitar 48 titik lahan yang telah terverifikasi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 46 titik telah memiliki dukungan dana.

Sementara itu, progres pembangunan yang sedang berjalan tercatat sebanyak 38 titik, dan baru delapan titik yang telah selesai 100 persen. (*)


Penulis : Ya Wahyu
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar