Namanya Terseret di Poster Liar Kasus MBG, Syarif Abdullah: Coba Tanya Sony, Saya Dapat di Mana?
PONTIANAK, insidepontianak.com — Nama Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Syarif Abdullah Alkadrie, ikut terseret dalam sebuah poster digital liar yang mengaitkannya dengan pusaran dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Poster dengan deretan daftar nama tersebut beredar luas di media sosial setelah Kejaksaan Agung menangkap tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN): Dadan Hindayana, Sony Sonjaya, dan Lodewyk Pusung.
Ketiganya telah ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan korupsi tata kelola program MBG. Pasca-penegakan hukum ini, mendadak muncul daftar nama-nama yang disebut terafiliasi dengan ketiga pimpinan BGN tersebut.
Lantas, bagaimana Syarif merespons namanya yang ikut dicatut?
"Data itu merampot jak (red, ngawur)," ujarnya membantah saat dimintai tanggapan, Jumat (12/6/2026).
Ketua DPW NasDem Kalbar ini pun menegaskan tidak pernah terlibat dalam pengelolaan MBG. Pernyataan tegas itu sekaligus menepis tuduhan soal kepemilikan dapur Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG).
Syarif mengaku hanya pernah meneruskan usulan dari sejumlah yayasan di daerah yang ingin terlibat dalam program nasional itu. Namun, tak satu pun yang diloloskan oleh pemerintah.
"Biasa lah, ada yayasan yang kita teruskan. Tapi tidak ada yang disetujui," jelasnya.
Menurut Syarif, tidak ada salahnya jika masyarakat daerah ingin berpartisipasi menyukseskan program pemerintah. Namun, ia menekankan pelaksanaan di lapangan harus bersih dari praktik culas.
"Yang tidak boleh itu jual beli proyek dan mark-up menu," tegasnya.
Ia juga mempertanyakan validitas serta sumber informasi yang mencatut namanya dalam pusaran dugaan korupsi jual beli titik dapur Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) jaringan Sony Sonjaya.
“Kalau saya, coba tanya Soni (Sony Sonjaya), Syarif Abdullah dapat di mana? Lokasinya di mana?" tantangnya.
Oleh karena itu, Syarif menilai tuduhan anonim di media sosial tersebut sama sekali tidak disertai bukti hukum. Ia pun meminta publik tak mudah perca informasi liar tanpa sumber yang jelas.
Sebaliknya, ia mengajak semua pihak untuk tetap fokus mengawal proses hukum riil yang kini sedang berjalan di Kejaksaan Agung.
"Nanti bisa dilihat siapa yang punya sampai ratusan dapur,” ujarnya lagi.
Hingga saat ini, Kejaksaan Agung masih terus mendalami dugaan korupsi tata kelola Program MBG tersebut.
Baru-baru ini, Korps Adhyaksa itu kembali menetapkan satu tersangka baru berinisial AYS yang disebut-sebut sebagai orang kepercayaan Sony Sonjaya yang diminta mencari mitra program MBG.***
Penulis : Andi Ridwansyah
Editor : Abdul Halikurrahman
Tags :

Leave a comment