Pemkab Sanggau Awasi Komitmen PT CUT Reboisasi Lahan 60 Hektar

16 Maret 2026 13:13 WIB
Foto: insidepontianak.com -- Sekda Kabupaten Sanggau, Aswin Khatib bersama jajaran saat medatangi kawasan hutan yang telah dirusak PT CUT di Desa Sungai Muntik, Kecamatan Kapuas pada Senin (16/3/2026).

SANGGAU, insidepontianak.com -- Pemerintah Kabupaten Sanggau meminta PT Citra Usaha Tani (CUT) serius melaksanakan tanggung jawab reboisasi di lahan seluas 60 hektar yang sebelumnya telah ditanami kelapa sawit.

Hal tersebut ditegaskan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sanggau, Aswin Khatib saat medatangi lahan yang dirusak oleh PT CUT di Desa Sungai Muntik, Kecamatan Kapuas, Senin (16/3/2026).

“Kita akan bersurat kembali kepada PT CUT agar tanaman yang sudah ditanam ini dirawat dengan baik,” tegasnya.

Sebagaimana diketahui, PT CUT telah melanggar aturan dengan menggarap lahan di luar izin dan merupakan kawasan Peta Indikatif Penghentian Pemberian Izin Baru (PIPPIB).

Sebelumnya Pemkab Sanggau telah memberikan sanksi kepada PT CUT untuk melakukan pemulihan kembali hutan yang telah ditebang untuk ditanami kelapa sawit.

Sejauh ini, kata Aswin, PT CUT telah menunjukkan komitmen untuk melakukan pemulihan hutan tersebut. Kelapa sawit yang sebelumnya ditanami telah dicabut dan diganti dengan pohon.

“Kalau sesuai dengan rencana kerja yang dibuat oleh PT CUT, pada Sabtu kemarin penanaman kembali itu sudah 100 persen selesai,” ujarnya.

Namun demikian, lanjut Aswin, dari hasil peninjauan di lapangan, masih menemukan sejumlah tanaman yang mengalami kekeringan atau mati setelah ditanam.

“Kita lihat memang ada beberapa tanaman yang kering (mati,red) setelah ditanam,” katanya.

Untuk itu, Pemkab Sanggau berkomitmen untuk melakukan pengawasan secara berkelanjutan sampai pemulihan hutan dilakukan 100 persen. Kemudian, Pemkab Sanggau meminta pihak perusahaan untuk menyampaikan laporan perkembangan secara berkala terkait proses reboisasi tersebut.

“Kita minta mereka memberikan laporan berkala, paling tidak setiap tiga bulan sampai tanaman ini benar-benar tumbuh dengan baik,” pungkasnya. (*)


Penulis : Ansar
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar