Tambang Emas Ilegal Kian Marak, DPRD Sanggau Soroti Lemahnya Penegakan Hukum

15 April 2026 11:46 WIB
Aktivitas tambang emas ilegas di Sungai Kapuas Sanggau kian marak. (Istimewa)

SANGGAU, insidepontianak.com – Aktivitas tambang emas ilegal di Kabupaten Sanggau kian marak. Bahkan terus merambah aliran Sungai Kapuas.

Anggota DPRD Sanggau, Jumadi, dibikin geram. Sebab, tambang ilegal bukan hanya melanggar hukum. Tetapi juga mengancam kelestarian lingkungan. Ekosistem sungai rusak.

“Tambang ilegal masih terus terjadi, seolah-olah tidak tersentuh hukum. Pertanyaannya, masih adakah penegakan hukum di daerah kita?” ujar Jumadi, Jumat (15/4/2026).

Menurutnya, lemahnya pengawasan dan penindakan membuat para pelaku bebas beroperasi tanpa rasa takut.

Dampak yang ditimbulkan pun serius. Mulai dari pencemaran air hingga rusaknya habitat biota sungai.Jumadi menegaskan, pertambangan bukan satu-satunya sumber penghidupan masyarakat.

Karena itu, pemerintah daerah diminta lebih aktif membuka alternatif ekonomi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

“Jangan sampai alasan ekonomi dijadikan pembenaran untuk merusak alam. Masih banyak sektor lain yang bisa dikembangkan tanpa harus mengorbankan lingkungan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga Sungai Kapuas sebagai aset vital daerah, baik sebagai sumber air maupun penopang kehidupan sosial dan ekologis masyarakat.

“Ekosistem sungai wajib kita jaga bersama. Jika terus dirusak, yang rugi bukan hanya hari ini, tetapi juga generasi mendatang,” pungkasnya.***


Penulis : Ansar
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar