PETI Rambah Sungai Botan Meliau, Aparat Turun Menertibkan, Pekerja Kabur Duluan

17 April 2026 11:11 WIB
Mesin tambang emas ilegal beroperasi di Sungai Botan Akek di Desa Kuala Rosan, Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau. (Dok Polisi))

SANGGAU, insidepontianak.com – Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) juga merambah aliran Sungai Botan Akek, Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau.

Polsek Meliau bersama pemerintah kecamatan pun turun menertibkan kegiatan ilegal tersebut, pada Rabu (15/4/2026).

Sebanyak 15 set mesin ditemukan di area tambang. Namun, para pekerja sudah lebih dulu kabur sebelum aparat tiba.

“Mereka melarikan diri ke arah hutan,” kata Kapolsek Meliau, Iptu Supar, Jumat (17/4/2026).

Dalam operasi itu, petugas juga mendapati seorang warga berinisial SU membawa peralatan PETI menggunakan mobil. Yang bersangkutan hanya diberi peringatan agar tak lagi menambang ilegal.

Iptu Supar menegaskan, pihaknya tidak akan mentolerir aktivitas PETI karena berdampak langsung terhadap lingkungan. Air sungai menjadi keruh. Tidak lagi bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari warga.

“Kami akan terus melakukan patroli dan penindakan,” tegasnya.***


Penulis : Ansar
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar