Komisi IV DPRD Sanggau Dorong Pemkab Benahi Pelayanan Kesehatan di Daerah Terpencil
SANGGAU, insidepontianak.com -- Pelayanan kesehatan terhadap masyarakat desa dan daerah terpencil di Kabupaten Sanggau masih dihadapkan tantangan serius. Kekurangan tenaga kesehatan, sarana pasarana dan obat-obat masih serba kekurangan.
Ketua Komisi IV DPRD Sanggau, Paulus mendorong pemerintah daerah melakukan penguatan pelayanan kesehatan tidak hanya berfokus pada rumah sakit, tetapi juga harus dimulai dari Puskesmas dan Puskesmas Pembantu (Pustu) sebagai garda terdepan di tengah masyarakat.
"Dari lapangan kami menemukan bahwa pelayanan kesehatan di tingkat dasar masih menghadapi berbagai kendala, khususnya di wilayah desa dan daerah terpencil. Beberapa persoalan yang dihadapi adalah masih kurangnya Nakes, sarana pasarana masih belum memadai, ketersediaan obat-obatan.," ujar Paulus kepada insidepontianak.com Jum'at (17/4/2026).
Selain itu, kata Paulus, dirinya kerap kali mendapat keluhan para Nakes yang bertugas melakukan pelayanan kesehatan ke daerah terpencil terkait kekurangan anggaran operasional. Hal ini menurutnya sangat mempengaruhi intensitas dan semangat Nakes untuk memberikan pelayanan kesehatan.
"Anggaran transportasi yang tersedia saat ini dinilai belum mencerminkan kondisi riil di lapangan, terutama karena medan yang sulit, infrastruktur jalan yang belum memadai, serta jarak tempuh yang cukup jauh. Kondisi ini secara tidak langsung berdampak pada menurunnya intensitas dan semangat petugas untuk turun langsung memberikan pelayanan kepada masyarakat," tuturnya.
Paulus berharap Pemkab Sanggau memberikan perhatian serius terhadap persoalan kesehatan di daerah pelosok.
"Penyesuaian anggaran operasional yang lebih realistis serta perbaikan infrastruktur pendukung, sehingga pelayanan kesehatan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara optimal," pungkasnya. (*)
Penulis : Ansar
Editor : -

Leave a comment