PLN Bangun SPKLU di Jalur Pontianak–Kuching, Kendaraan Listrik Kini Bisa Menembus Lintas Negara

12 Mei 2026 18:13 WIB
Ilustrasi - Petugas PLN melakukan pengisian daya di SPKLU. (Istimewa)

SANGGAU, insidepontianak.com – PLN menghadirkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di jalur strategis Trans Kalimantan yang menghubungkan Pontianak hingga Kuching, Malaysia.

Kehadiran infrastruktur tersebut menjadi langkah penting dalam mendukung transisi energi bersih sekaligus mempermudah mobilitas pengguna kendaraan listrik untuk perjalanan antarkota hingga lintas negara.

Pengguna kendaraan listrik kini dapat memanfaatkan fasilitas fast charging di Cafe Rumah Kedua, Simpang Ampar, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau.

Selain itu, PLN juga menyediakan SPKLU Fast Charging di Rest Area Balai Karangan, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau.

Lokasi tersebut menjadi titik strategis sebelum perjalanan menuju kawasan perbatasan Entikong dan Kuching.

Manager PLN UP3 Sanggau, Hendy Gita Wedhatama, mengatakan pembangunan SPKLU di jalur Trans Kalimantan merupakan respons atas meningkatnya kebutuhan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik untuk perjalanan jarak jauh.

“Kehadiran SPKLU di jalur Pontianak–Kuching kami siapkan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna kendaraan listrik,” ujar Hendy.

Menurutnya, keberadaan Ultra Fast Charging dan Fast Charging di titik strategis membuat pengguna kendaraan listrik tidak lagi khawatir terhadap ketersediaan daya selama perjalanan.

Ia menambahkan, pengembangan SPKLU di wilayah kerja PLN UP3 Sanggau juga menjadi bagian dari upaya mendorong pertumbuhan penggunaan kendaraan listrik di Kalimantan Barat seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap transportasi ramah lingkungan.

Selain memperluas infrastruktur, PLN juga menghadirkan kemudahan layanan digital melalui aplikasi PLN Mobile.

Sehingga, pelanggan dapat mencari lokasi SPKLU, melakukan transaksi, hingga memantau proses pengisian daya kendaraan secara real time.

Sementara itu, General Manager PLN UID Kalimantan Barat, Maria G.I. Gunawan, menegaskan pengembangan infrastruktur kendaraan listrik menjadi bagian dari strategi PLN dalam mendukung transisi energi nasional dan pengurangan emisi karbon.

“PLN berkomitmen menghadirkan ekosistem kendaraan listrik yang semakin lengkap, andal, dan mudah dijangkau masyarakat,” kata Maria.

Ia menambahkan, jalur Trans Kalimantan hingga perbatasan Indonesia–Malaysia menjadi salah satu fokus pengembangan karena memiliki mobilitas tinggi dan potensi besar dalam mendukung konektivitas kawasan.

PLN optimistis penggunaan kendaraan listrik di Kalimantan Barat akan terus meningkat seiring tersedianya infrastruktur pengisian daya yang semakin memadai.

Kehadiran SPKLU di jalur Pontianak–Kuching juga diharapkan mendorong mobilitas ramah lingkungan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di kawasan perbatasan.***


Penulis : Dina Prihatini Wardoyo
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar