Tanggapi Pernyataan Mendagri, Sekda Sanggau: Kami Punya Integritas
SANGGAU, insidepontianak.com -- Pernyataan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang menyebut Kepala Daerah jangan mau dibohongi Sekretaris daerah (Sekda), Bappeda, Bagian Keuangan, Kepala Bagian Umum dan Kepala OPD dalam menyusun program kerja yang memboroskan anggaran dengan berbagai program yang tidak perlu ditanggapi Sekda Sanggau, Aswin Khatib.
Ditemui wartawan di ruang kerjanya, Sekda Aswin Khatib menyampaikan bawahan yang berbohong dengan kepala daerah adalah oknum, tidak bisa menyamaratakan semua.
"Mungkin di daerah lain ada yang seperti itu satu dua orang, tapi tidak bisa digeneralisir semuanya sama. Tata kelola keuangan memiliki pengawasan berlapis, mulai dari inspektorat kabupaten/kota, provinsi, bahkan dari Kemendagri juga ikut mengawasi. Selain itu, aparat penegak hukum juga mengawasi kita," ujar Aswin Khatib, Rabu 5 Agustus 2026.
Dikatakannya, setiap Kepala Daerah memiliki naluri waspada terhadap semua hal, termasuk pengelolaan keuangan dan pelaksanaan program kerja. Apalagi Kabupaten Sanggau yang memiliki Kepala Daerah eks birokrat, sambungnya, tentu sudah memahami alur pengelolaan keuangan.
"Kepala daerah kami memahami betul pengelolaan keuangan, karena beliau mantan birokrat. Dan, Kepala daerah adalah pejabat pengelola keuangan tertinggi di daerah, jadi beliau tahu apa-apa saja yang tidak masuk akal," tegasnya.
Ditambahkan Aswin, bawahan Kepala Daerah adalah Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang diangkat dengan sumpah dan janji. Sebagai PNS, ia memastikan, tidak akan berbohong kepada Kepala Daerah.
"Kami tidak akan, dan tidak mau membohongi Kepala Daerah kami, karena kami diangkat dengan sumpah dan janji, kami diangkat karena kami punya integritas. Kalau kami berbohong, sama saja kami tidak punya integritas dalam melaksanakan tugas dan fungsi sebagai PNS," terangnya.
Sebelumnya, beredar pernyataan Mendagri yang mewanti-wanti Kepala Daerah agar lebih teliti, dan tidak mudah dikelabui bawahannya dalam menyusun program kerja. (*)
Penulis : Ansar
Editor : -

Leave a comment