PLN Operasikan 4.655 SPKLU Sepanjang 2025

9 Februari 2026 11:23 WIB
Ilustrasi - Mobil listrik mengisi daya di SPKLU. (PLN)

JAKARTA, insidepontianak.com – PLN terus memperluas infrastruktur kendaraan listrik. Sepanjang 2025, PT PLN (Persero) bersama mitra mengoperasikan 4.655 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di seluruh Indonesia.

Angka itu naik 44 persen dibanding 2024 yang berjumlah 3.223 unit. Tak hanya bertambah, sebarannya juga makin luas. Pada 2025, SPKLU telah beroperasi di 3.007 titik. Tahun sebelumnya, baru 2.192 lokasi.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan penambahan ini sebagai dukungan terhadap percepatan ekosistem kendaraan listrik nasional. Langkah ini sejalan dengan agenda transisi energi dan penurunan emisi karbon di sektor transportasi.

“PLN siap menjadi garda terdepan dalam menyediakan infrastruktur charging station yang andal. Kami ingin masyarakat merasa aman dan nyaman beralih ke kendaraan listrik,” ujar Darmawan.

Dari sisi teknologi, PLN juga melakukan pembaruan. Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto, menyebut saat ini tersedia 633 unit Ultra Fast Charging, 482 unit Fast Charging, 2.681 unit Medium Charging, dan 859 unit Standard Charging.

“Kami tidak hanya mengejar jumlah, tetapi juga kualitas. Pengisian daya yang lebih cepat diharapkan mengurangi range anxiety pengguna EV,” kata Adi.

Minat terhadap layanan Home Charging Services (HCS) ikut melonjak. Hingga akhir 2025, tercatat 70.250 pelanggan menggunakan layanan ini. Pada 2024, jumlahnya 32.215 pelanggan.

Lonjakan itu dipicu berbagai stimulus. Di antaranya diskon 50 persen biaya pasang baru atau tambah daya, serta potongan tarif listrik 30 persen untuk pengisian pukul 22.00–05.00 WIB. Program ini berlaku 1 Juli 2025 hingga 30 Juni 2026.

PLN juga memperkuat layanan digital melalui fitur Electric Vehicle Digital Services (EVDS) di aplikasi PLN Mobile.

Fitur Trip Planner membantu pengguna merencanakan rute berdasarkan jarak dan lokasi SPKLU. Fitur AntreEV memudahkan pengaturan antrean pengisian daya.

“Ekosistem EV terus tumbuh. Kami akan memastikan infrastruktur dan layanan digital semakin siap dan solid,” tutup Adi.***


Penulis : Abdul Halikurrahman/ril
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar