Iran Kecam Inggris Izinkan AS Gunakan Pangkalan untuk Agresi

21 Maret 2026 18:05 WIB
Menteri Luar Iran Seyed Abbas Araghchi. (Antara)

MOSKOW, insidepontianak.com – Iran mengecam keputusan Inggris yang mengizinkan Amerika Serikat (AS) menggunakan pangkalan militernya untuk menyerang negara mereka.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menilai langkah itu membahayakan warga Inggris. Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, pun dianggap mengabaikan kehendak rakyatnya.

“Sebagian besar rakyat Inggris tidak ingin terlibat dalam perang ini. Keputusan ini mempertaruhkan nyawa warga Inggris,” tulis Araghchi di X.

Ia menegaskan Iran tak akan diam. Perlawanan adalah hak. Karena iti, seluruh kekuatan yang dimiliki akan digunakan untuk membela diri. 

Pernyataan keras itu disampaikan setelah Inggris secara terbuka menyetujui penggunaan pangkalan militernya oleh AS untuk meningkatkan agresi.

Sebelumnya, pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan ke sejumlah target di Iran, termasuk Teheran. Serangan dilaporkan menimbulkan kerusakan dan korban sipil. Iran kemudian membalas dengan menyerang wilayah Israel serta fasilitas militer AS di Timur Tengah.***


Penulis : Antara/Sputnik
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar