PONTIANAK, insidepontianak.com – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan meminta masyarakat tidak panik terkait isu kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) menjelang Idul Fitri.
Pemerintah Provinsi Kalbar memastikan stok BBM dan elpiji dalam kondisi aman setelah melakukan koordinasi dengan PT Pertamina (Persero).
Krisantus menegaskan, pemerintah telah memantau distribusi BBM di seluruh 14 kabupaten/kota di Kalbar guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
“Saya sudah langsung berkoordinasi dengan Pertamina. Stok BBM di Kalbar, termasuk elpiji, sangat aman. Masyarakat tidak perlu panik,” ujar Krisantus di ruang DAR Kantor Gubernur Kalbar, Jumat (13/3/2026).
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang menyebutkan akan terjadi kelangkaan BBM.
“Jangan percaya isu yang mengatakan BBM akan langka. Stok kita aman dan cukup,” tegasnya.
Sementara itu, Sales Area Manager Pertamina Patra Niaga Wilayah Kalimantan Barat, Widhi Tri Adhi Hidayat, mengatakan pihaknya telah menyiapkan langkah mitigasi untuk menjaga pasokan BBM selama periode Ramadan hingga Lebaran.
Pertamina, kata dia, juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan karena stok dipastikan mencukupi.
“Kondisi BBM di Kalbar aman dan cukup. Kami juga mengimbau masyarakat tidak perlu panik,” ujarnya.
Untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi menjelang Lebaran, Pertamina menambah pasokan BBM khususnya di Kota Pontianak dengan tambahan sekitar 100 ribu liter per hari, yang akan disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.
Selain BBM, Pertamina juga menyiapkan tambahan pasokan LPG hingga 300 persen dari rata-rata penyaluran harian guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi saat puncak arus mudik.
“Kami terus berupaya agar pada puncak arus mudik Lebaran 2026 kebutuhan BBM masyarakat Kalbar tetap terpenuhi,” tutupnya. (dina)

Leave a comment