Modus Tiket Kapal Palsu Marak Jelang Mudik, Pelindo Pontianak Ingatkan Masyarakat Jangan Tergiur Media Sosial

18 Maret 2026 15:55 WIB
Pemudik saat mengantri masuk ke kapal di Pelabuhan Dwikora Pontianak, Selasa (17/3/2026) malam. (Ist)

PONTIANAK, insidepontianak.com - Modus penipuan penjualan tiket kapal melalui media sosial sering terjadi di tengah meningkatnya arus mudik Lebaran.

Tak sedikit dari calon penumpang harus menerima kenyataan pahit. Pasalnya, tiket yang mereka beli secara online ternyata tak terdaftar.

General Manager PT Pelindo Regional II Pontianak, Kalbar Yanto, mengatakan pihaknya menemukan beberapa kasus penumpang yang menjadi korban penipuan setelah membeli tiket melalui Facebook dan TikTok.

“Mereka datang dari daerah seperti Sanggau dan Putussibau. Sudah jauh-jauh ke sini karena merasa sudah membeli tiket, tapi setelah dicek ternyata tiketnya palsu,” ungkap Yanto, Rabu (18/3/2026).

Menurutnya, kejadian tersebut tidak hanya merugikan secara materi, tetapi juga menyulitkan penumpang yang terlanjur berada di pelabuhan tanpa kepastian keberangkatan.

Yanto menegaskan, bahwa seluruh perusahaan pelayaran yang beroperasi di Pelabuhan Dwikora Pontianak telah menyediakan jalur pembelian aplikasi resmi, di antaranya Kapal Pelni dan Dharma Lautan Utama.

"Jadi seharusnya pembelian dilakukan langsung melalui aplikasi tersebut,” tegasnya.

Ia mengingatkan, agar masyarakat tak mudah tergiur tawaran tiket yang dijual di media sosial, terlebih saat momentum mudik yang sering dimanfaatkan oknum untuk melakukan penipuan.

Akibat kasus tersebut, beberapa penumpang bahkan harus mendapat bantuan dari pihak kepolisian dan dinas sosial, karena mengalami kesulitan biaya setelah tertipu.

“Ada yang akhirnya dibantu polisi dan diarahkan ke dinas sosial karena kondisinya memang kesusahan,” katanya.

Ia berharap, masyarakat lebih teliti sebelum membeli tiket dan selalu memastikan transaksi dilakukan melalui kanal resmi demi menghindari kerugian.

“Kami imbau masyarakat waspada. Pastikan beli tiket di aplikasi resmi supaya perjalanan aman dan tidak menjadi korban penipuan,” tutupnya. (Greg)


Penulis : Gregorius
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar