Disdik Kayong Utara dan Jurnalis Bagikan 80 Pasang Sepatu untuk Siswa Kurang Mampu
KAYONG UTARA, insidepontianak.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Kayong Utara bersama jurnalis menyalurkan bantuan 80 pasang sepatu kepada siswa kurang mampu, Senin (2/2/2026).
Aksi sosial ini turut dirangkai dengan pameran foto pendidikan dan kebudayaan. Kegiatan dibuka oleh Asisten II Setda Kayong Utara, Gunawan, yang hadir mewakili Bupati Kayong Utara.
Penyerahan bantuan disambut haru dan senyum ceria para siswa penerima. Dalam sambutannya, Gunawan berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut agar semakin banyak siswa terbantu.
Kepala Dinas Pendidikan Kayong Utara, Jumadi, mengatakan kegiatan ini terlaksana berkat kolaborasi berbagai pihak.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah, jurnalis, dan mitra menjadi kunci keberhasilan kegiatan sosial tersebut.
Sementara itu, Ketua Jurnalis Kayong Utara, Muhammad Fauzi, mendorong pemerintah daerah terus membangun sinergi dengan media.
Ia menegaskan peran jurnalis penting dalam menyambungkan informasi kepada masyarakat, sekaligus mengingatkan agar pejabat tidak alergi terhadap konfirmasi wartawan.
Fauzi juga mengajak organisasi perangkat daerah lain mencontoh Dinas Pendidikan dalam membangun kolaborasi.
“Kehadiran kami dalam kegiatan ini sebagai kontribusi untuk kemajuan Kayong Utara,” ujarnya.
Selain sepatu, dalam kegiatan tersebut juga diserahkan seragam dan tas kepada siswa kurang mampu.
Untuk menyukseskan kegiatan ini, Dinas Pendidikan Kayong Utara menggandeng sejumlah mitra, di antaranya Yayasan Alam Sehat Lestari (ASRI), Yayasan Palong, CANOPI, Lembaga Simpang Mandiri, Program KREASI, Bank Kalbar, dan PT DIB.
Bersamaan dengan itu, digelar pameran foto bertajuk “Pendidikan dan Kebudayaan, Momen Membangun Masa Depan” yang berlangsung pada 2–6 Februari 2026 di Kantor Dinas Pendidikan Kayong Utara.
Pameran ini bertujuan menggali potensi lokal melalui lensa fotografi sekaligus memperkenalkan pentingnya pendidikan dan kebudayaan dalam pembangunan masyarakat.
Pameran menampilkan karya-karya jurnalis yang merekam aktivitas pendidikan serta kekayaan budaya lokal yang tetap terjaga di tengah perkembangan zaman. Mulai dari kegiatan ekstrakurikuler, upacara adat, hingga interaksi antara guru dan siswa.
Selain pameran foto, rangkaian kegiatan juga diisi dengan talkshow pendidikan, kuis interaktif, serta pemutaran film oleh CANOPI Indonesia.***
Penulis : Muhammad Fauzi
Editor : -
Tags :

Leave a comment