Pemkab Kayong Utara Evaluasi Kuota BBM Subsidi, Prioritaskan Nelayan hingga Petani

21 Juni 2026 19:48 WIB
Wakil Bupati Kayong Utara, Amru Chawari memimpin rapat evaluasi kuota BBM subsidi. (Istimewa)

KAYONG UTARA, insidepontianak.com – Pemerintah Kabupaten Kayong Utara mengevaluasi kuota BBM subsidi untuk nelayan, petani, pelaku UMKM, hingga sektor transportasi.

Pemerintah daerah tak ingin distribusi BBM tersendat. Apalagi sektor-sektor tersebut menjadi penggerak ekonomi masyarakat.

Evaluasi itu dilakukan dalam rapat yang dipimpin langsung Wakil Bupati Kayong Utara Amru Chanwari, pada Jumat (19/6/2026).

Rapat tersebut juga mengkaji kemungkinan penyesuaian titik distribusi melalui SPBU maupun SPBN.

Dengan sekema itu, kebutuhan energi subsidi bagi nelayan, petani, usaha kecil, dan sektor transportasi lebih mudah diakses. 

“Kita tidak ingin aktivitas sektor-sektor produktif terganggu karena keterbatasan BBM subsidi. Ini yang terus kami evaluasi,” tegas Amru.

Kelancaran distribusi BBM berkaitan langsung dengan aktivitas ekonomi masyarakat. Karena itu, berbagai persoalan di lapangan perlu segera dicari jalan keluarnya.

Amru pun mengaku masih menerima keluhan terkait distribusi BBM subsidi. Karenanya, pemerintah daerah terus menyampaikan kondisi tersebut kepada pihak terkait.

Sebab, kewenangan pengelolaan dan penyaluran BBM berada di bawah Pertamina dan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).

“Yang terpenting, distribusi BBM untuk masyarakat tidak boleh terganggu,” tegasnya.***


Penulis : Fauzi
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar