Bupati Ketapang Bangga, Syair Gulung Sepanjang 151 Meter Pecahkan Rekor MURI
KETAPANG, insidepontianak.com – Kabupaten Ketapang sukses mencetak sejarah baru dalam pelestarian budaya Melayu.
Sastra Syair Gulung dibentangkan sepanjang 151,85 meter di lingkungan Keraton Matan Tanjungpura, pecahkan rekor MURI.
Sertifikat rekor tersesbut pun diserahkan langsung pada malam penutupan Festival Syair Gulung Tanah Kayong 2026 yang digelar pada Sabtu (23/5/2026).
“Ini pencapaian luar biasa yang mengharumkan nama daerah di tingkat nasional,” ujar Bupati Ketapang, Alexander Wilyo dengan nada bangga saat menutup festival tersebut.
Alexander memberikan apresiasi tinggi kepada Perkumpulan Lawang Kekayun (PLK) selaku inisiator acara.
Terlebih, gerakan pelestarian warisan budaya tak benda ini justru dimotori oleh anak-anak muda Ketapang.
“Anak muda harus menjadi garda terdepan. Tradisi Syair Gulung ini sarat akan pesan moral dan kearifan lokal,” tambahnya.
Secara historis, tradisi ini berakar dari karya Sultan Matan Gusti Muhammad Sabran yang ditulis pada 7 Juli 1895.
Isinya merekam gejolak sosial-politik dan perlawanan terhadap kolonial Belanda di masa lalu.
Demi menjaga denyut nadi tradisi tersebut, Pemkab Ketapang berkomitmen penuh mengucurkan dukungan anggaran pada agenda kebudayaan saban tahun. Langkah konkret pun mulai disiapkan untuk merawatnya.
“Pemerintah daerah berkomitmen penuh. Kita harus terus mendukung pelestarian adat, tradisi, dan budaya leluhur,” tegas Alexander.
Tak ingin sekadar seremonial, Bupati mendorong para pegiat budaya untuk memperluas jangkauan festival. Ia mengusulkan penambahan kategori lomba baru pada penyelenggaraan berikutnya.
“Ke depan saya usul ada festival pantun. Budaya bukan sekadar identitas, melainkan harga diri bangsa,” pungkasnya.***
Penulis : Fauzi/ril
Editor : -
Tags :

Leave a comment