Buka Gawai Dayak ke-XII, Bupati Ketapang Tegaskan Budaya Adalah Jati Diri Bangsa

16 Juni 2026 19:25 WIB
Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, secara resmi membuka Pekan Gawai Dayak (PGD) ke-XII di Kecamatan Simpang Dua, Selasa (16/6/2026). (Istimewa)

KETAPANG, insidepontianak.com – Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, secara resmi membuka Pekan Gawai Dayak (PGD) ke-XII di Kecamatan Simpang Dua, Selasa (16/6/2026).

Event budaya tahunan yang digelar oleh Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Ketapang ini berlangsung meriah.

Bupati beserta rombongan disambut dengan prosesi adat yang khidmat. Tamu kehormatan juga dihibur dengan atraksi pencak silat, barongsai, dan tari tradisional.

Berbagai ritual sakral turut digelar. Mulai dari tinjak telur, pancung buluh muda, hingga ritual Ngise’ Sansayau dan Nganuata.

Seluruh prosesi tersebut menjadi untaian doa yang mengiringi puncak gawai lewat parade kontingen DAD.

Dalam sambutannya, Alexander menegaskan bahwa Gawai Dayak bukan sekadar perayaan. Momentum ini harus menjadi alat pemersatu sekaligus penjaga warisan leluhur.

"Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai budayanya sendiri," ujarnya.

Oleh karena itu, ia meminta adat, budaya, dan tradisi lokal terus dirawat. Nilai-nilai tersebut wajib diwariskan kepada generasi muda agar tidak punah.

Alexander juga mengajak masyarakat menjadikan gawai sebagai wadah memperkuat identitas. Termasuk dalam membangun kemandirian warga adat melalui penguatan ekonomi dan sumber daya manusia.

Sebagai tanda dibukanya PGD XII yang berlangsung hingga 20 Juni ini, Bupati memukul gong sebanyak tujuh kali. Usai acara, ia langsung melakukan peletakan batu pertama pembangunan


Penulis : Fauzi/ril
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar