Penyerapan APBD 2025 Tembus 95 Persen, Kubu Raya Pacu Kecepatan Anggaran 2026
KUBU RAYA, insidepontianak.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kubu Raya mencatat capaian positif dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025.
Tingkat penyerapan belanja daerah berhasil menembus angka 95,5 persen, menandakan seluruh program yang direncanakan berjalan relatif optimal.
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kubu Raya, Gunawan Putra, mengatakan capaian tersebut menunjukkan kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) semakin membaik, terutama dalam hal perencanaan dan eksekusi anggaran.
“Serapannya di atas 95 persen, ini artinya perencanaan dan pelaksanaan mulai selaras,” kata Gunawan, Rabu (7/1/2026).
Gunawan mengungkapkan, hampir seluruh OPD mencatatkan serapan anggaran yang sangat baik.
Bahkan, OPD dengan pagu anggaran di atas maupun di bawah Rp10 miliar rata-rata mampu mencapai serapan di atas 98 persen.
“Yang cukup mengejutkan dan patut diapresiasi adalah Dinas PUPR. Selama lima tahun terakhir, di 2025 ini PUPR justru menjadi OPD terbaik dalam penyerapan anggaran,” jelasnya.
Sementara itu, memasuki tahun anggaran 2026, Pemekab Kubu Raya menargetkan percepatan pelaksanaan program sejak awal tahun.
Sesuai arahan Bupati, seluruh pekerjaan utama ditargetkan sudah mulai berjalan maksimal paling lambat minggu keenam, dengan toleransi penyelesaian hingga bulan Juli.
“Kita ingin penyerapan tidak menumpuk di triwulan keempat. Karena penyerapan yang baik itu mencerminkan kualitas pelayanan publik yang juga semakin baik,” tegas Gunawan.
Untuk diketahui, APBD 2026, pendapatan daerah ditargetkan sekitar Rp1,5 triliun, sementara belanja daerah berada di kisaran Rp1,6 triliun.
Meski terjadi penurunan dibanding tahun sebelumnya akibat kontraksi transfer dana pusat secara nasional, Gunawan memastikan kualitas pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama.
"Kita fokuskan anggaran ke sektor-sektor yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, sektor infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik lainnya akan menjadi prioritas utama dalam penganggaran dan pelaksanaan program di tahun 2026.
“Semua diarahkan untuk kepentingan masyarakat. Itu komitmen kami di APBD 2026,” pungkas Gunawan. (Greg)
Penulis : Gregorius
Editor : -
Tags :

Leave a comment