Bupati Kubu Raya Pastikan Standby di Daerah Jelang Lebaran, Ikuti Instruksi Mendagri dan Antisipasi Dampak Konflik Timur Tengah
KUBU RAYA, insidepontianak.com - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Bupati Kubu Raya Sujiwo memastikan dirinya bersama Wakil Bupati tetap (standby) berada di daerah.
Langkah ini tak hanya sebagai tindak lanjut Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri, tetapi juga bentuk kewaspadaan menghadapi potensi dampak konflik geopolitik di Timur Tengah terhadap kondisi daerah.
Sebagaimana diketahui, Pemerintah pusat melalui SE Nomor 000.2.3/1171/SJ tanggal 8 Maret 2026 menginstruksikan seluruh gubernur, bupati, dan wali kota beserta wakilnya untuk menunda perjalanan ke luar negeri.
Instruksi itu terhitung pada periode satu minggu sebelum hingga satu minggu setelah Lebaran, 14–28 Maret 2026.
Menyikapi itu, Sujiwo mengatakan, bahwa kebijakan tersebut sejalan dengan prinsip kepemimpinan yang selama ini dijalankan di Kubu Raya.
“Tanpa surat edaran itu pun, saya dengan Pak Wakil memang jarang meninggalkan daerah,” kata Sujiwo, Selasa (10/3/2026).
Ia menegaskan, momentum menjelang Lebaran bukan waktu yang tepat bagi kepala daerah untuk bepergian jauh.
Apalagi, mengingat berbagai dinamika yang bisa terjadi secara cepat, termasuk dampak konflik internasional.
Menurutnya, perang di kawasan Timur Tengah yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat berpotensi memberi efek berantai hingga ke daerah, terutama pada sektor ekonomi dan stabilitas harga kebutuhan pokok.
“Karena itu kami harus memastikan kondisi daerah tetap terjaga,” tegas Sujiwo.
Di samping itu, Sujiwo mengaku enggan meninggalkan daerah dalam waktu lama. Alasannya, karena kehadiran langsung pemimpin menjadi penting saat masyarakat membutuhkan kepastian dan respons cepat dari pemerintah.
“Jangankan berhari-hari, satu hari saja atau beberapa jam meninggalkan daerah itu rasanya berat,” ungkapnya.
Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, katanya, ingin memastikan masyarakat tetap merasa didampingi.
Terutama, menghadapi potensi kenaikan harga, distribusi bahan pokok, hingga stabilitas pelayanan publik menjelang arus mudik dan perayaan Lebaran.
“Kami pastikan menjelang Idul Fitri sampai pasca Idul Fitri, kami akan tetap di sini untuk membersamai rakyat,” pungkasnya. (Greg)
Penulis : Gregorius
Editor : -
Tags :

Leave a comment