Nelayan Sungai Kakap Sulit Dapat Solar, Zulkarnain Minta Kebijakan Berani dari Pemerintah Daerah
KUBU RAYA, insidepontianak.com – Nelayan di wilayah pesisir Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, untuk kesekian kalinya sulit mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar.
Kondisi ini dinilai mengancam keberlangsungan hidup nelayan yang menggantungkan penghasilan dari melaut.
Wakil Ketua DPRD Kubu Raya, Zulkarnain, mengatakan persoalan solar bagi nelayan tak hanya soal distribusi, melainkan membutuhkan keberanian pemerintah daerah dalam mengambil kebijakan, khususnya di sektor perikanan.
“Kalau akses solar ditutup tanpa solusi, nelayan tetap harus makan dan tetap harus ke laut,” kata Zulkarnain kepada insidepontianak.com, Jumat (30/1/2026).
Zulkarnain menilai, pemerintah daerah, melalui dinas terkait, harus hadir memberikan solusi konkret, bukan hanya menutup akses.
“Di sini perlu keberanian pemerintah daerah, terutama di bidang perikanan," ujarnya.
Sebab, menurutnya kebijakan yang bijak dan berpihak pada nelayan sangat dibutuhkan, tanpa melanggar aturan yang berlaku.
"Kalau regulasinya memang belum ada dan dibutuhkan, ya dibuat. Jangan malah nelayannya yang dikorbankan,” tegas Zulkarnain.
Di samping itu, ia mengungkapkan, regulasi sebenarnya sudah ada, namun dalam praktiknya nelayan justru dibuat terjepit.
Karena, tak disediakan skema yang jelas, nelayan terpaksa membeli solar secara ilegal dan berisiko berhadapan dengan hukum.
"Kalau regulasinya tidak dibuatkan atau tidak diberi solusi, nelayan membeli solar secara tidak legal, dan ujung-ujungnya bisa ditangkap," khawatirnya.
"Ini yang tidak adil bagi mereka,” tambahnya.
Adapun dalam waktu dekat, kata Zulkarnain, DPRD Kubu Raya berencana memanggil organisasi perikanan untuk duduk bersama merumuskan langkah strategis.
Pembahasan tersebut diharapkan dapat melahirkan solusi yang legal, berkeadilan, dan memberikan perlindungan bagi nelayan.
“Kita akan panggil organisasi perikanan, kita rancang bersama solusinya seperti apa, yang penting tidak melanggar peraturan dan tetap melindungi nelayan kita,” pungkas Zulkarnain. (Greg)
Penulis : Gregorius
Editor : -
Tags :

Leave a comment