PSSI Kubu Raya Kritik Wasit Final Liga 4 Piala Gubernur: Handsball itu Sangat jelas!

9 Februari 2026 11:35 WIB
Tangkapan layar dugaan pelanggaran handsball pemain belakang Persiwa Mempawah di laga final liga 4 Piala Gubernur Kalbar yang mempertemukan dengan PS Kubu Raya, Minggu (8/2/2026). (Istimewa)

KUBU RAYA, insidepontianak.com – PSSI Kubu Raya menyoroti profesionalistas wasit pada ajang Liga 4 Piala Gubernur Kalimantan Barat, musim 2025-2026.

Kritik muncul usai laga final yang mempertemukan PS Kubu Raya kontra Persiwah Mempawah, yang berlangsung di Gor SSA Pontianak, Minggu (8/2/2026). 

Dalam pertandingan tersebut, PS Kubu Raya harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 0-2. Persiwah menang menyakinkan.

Meski demikain, Ketua Askab PSSI Kubu Raya, Muhammad Iqbal, menilai laga final itu tak sepenuhnya berjalan dalam semangat sportivitas. Wasit dianggap kurang tegas dalam mengambil keputusan krusial.

Sebab, ia melihat, di babak pertama terjadi pelanggaran jelas di area penalti Persiwah. Bola mengenai tangan pemain belakang.

Situasi itu seharusnya menjadi peluang emas bagi PS Kubu Raya untuk unggul lebih dulu. Namun, pelanggaran tersebut tak digubris wasit.

“Handsball itu sangat jelas. Tapi tidak ada kartu, tidak ada penalti. Ini gambaran Liga 4 tahun ini,” ujar Iqbal, Senin (9/2/2026).

Meski kecewa, ia tetap mengakui kemenangan Persiwah sebagai juara. Namun, kualitas perangkat pertandingan dinilainya masih menyisakan catatan serius bagi penyelenggara.

“Ke depan, kami berharap wasit yang ditugaskan benar-benar netral dan profesional,” tegasnya.

Iqbal juga menilai PS Kubu Raya telah tampil dengan kekuatan penuh dan berjuang maksimal demi target juara, meski hasil akhir belum berpihak.

“Kami sudah berjuang habis-habisan. Ini jadi pelajaran,” katanya singkat.

Ke depan, PSSI Kubu Raya memastikan fokus pembinaan tidak akan berhenti. Talenta usia dini tetap menjadi prioritas.

Dalam waktu dekat, seleksi pemain akan digelar sebagai persiapan menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) 2026. Seleksi berlangsung pada 11–14 Februari di Stadion Alaskusuma.

Seleksi bersifat terbuka bagi pelajar kelahiran 2009 hingga 2011.

“Kami ingin menyiapkan generasi sepak bola Kubu Raya sejak sekarang,” pungkas Iqbal.***


Penulis : Gregorius
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar