Warga Sungai Ambawang Masih Harus Menunggu hingga 2027 untuk Nikmati Air PDAM
KUBU RAYA, insidepontianak.com — Harapan warga Kecamatan Sungai Ambawang mendapat layanan air PDAM belum dapat terwujud dalam waktu dekat.
Pasalnya, pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) yang ditargetkan menjangkau kawasan itu baru diproyeksikan terealisasi pada 2027.
Sementara saat ini, cakupan layanan air PDAM baru menjangkau sekitar 20 persen. Pasokan air masih bergantung dari IPA di Desa Kapur.
Kapasitas yang terbatas itu membuat sebagian warga Sungai Ambawang terpaksa mengandalkan sumur dan sumber air alternatif.
Direktur Perumda Air Minum Tirta Raya, Harmawan, mengatakan pihaknya menyiapkan IPA baru berkapasitas 20 liter per detik di Kecamatan Kuala Mandor B.
Instalasi tersebut akan melayani Desa Mega Timur yang termasuk wilayah Sungai Ambawang. Namun prosesnya masih bertahap.
“Tahun ini persyaratan selesai. Tahun depan mulai dibangun,” kata Harmawan, Jumat (13/2/2026).
Dengan tahapan itu, tambahan layanan air bersih diperkirakan baru terasa signifikan pada 2027.
Perumda Tirta Raya juga menyiapkan peningkatan kapasitas 100 liter per detik di kawasan Penepat. Layanan akan menjangkau Desa Korek, Bengkare, hingga Kampung Jawa Tengah.
“Tambahan ini diperkirakan melayani sekitar 10 ribu sambungan rumah,” ujarnya.
Sambil menunggu proyek berjalan, warga Sungai Ambawang masih bertahan dengan kondisi sekarang.
Mereka berharap pembangunan tepat waktu agar air bersih tak lagi menjadi masalah rutin di tengah pertumbuhan permukiman.***
Penulis : Gregorius
Editor : -

Leave a comment