Haru dan Nostalgia di Hari Pertama Anak Masuk Sekolah
KUBU RAYA, insidepontianak.com – Hari pertama masuk sekolah di setiap awal kalender akademik, selalu saja menyimpan banyak cerita. Terutama di sekolah tingkat dasar (SD).
Misalnya, ada anak yang masih malu-malu, ada pula yang tak ingin lepas dari gandengan tangan sang ibu, hingga senyum semringah saat mereka bertemu teman baru.
Suasana hangat itu pun terekam jelas di SDN 14 Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, pada Senin (13/7/2026) pagi.
Saat fajar baru saja menyingsing, halaman sekolah sudah riuh oleh semangat ceria ratusan siswa. Mereka bersiap mengikuti upacara pembukaan tahun ajaran baru 2026/2027.
Sementara, di belakang barisan anak-anak kelas I, para orang tua juga setia berdiri mendampingi putra-putrinya.
Ayah dan ibu dari masing-masing murid baru tak ingin melewatkan pengalaman perdana si buah hati menginjak pendidikan dasar. Winda, salah satu orang tua siswa, sampai terharu.
"Saya merasa seperti bernostalgia sekolah lagi di sini," ujarnya tersenyum.
Untuk hari spesial ini, Winda pun harus bersiap ekstra sejak subuh. Mulai dari membangunkan anak lebih awal, menyiapkan sarapan, hingga memastikan seluruh perlengkapan sang anak tidak ada yang tertinggal.
Menariknya, pada Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SDN 14 Sungai Raya, pihak sekolah memang sengaja melibatkan orang tua. Mereka diajak hadir untuk mengenal lebih dekat para guru dan lingkungan belajar anak.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala SDN 14 Sungai Raya, Pirawatiani, menyebutkan keterlibatan orang tua adalah kunci awal membangun kedekatan antara sekolah dan keluarga.
“Untuk hari pertama masuk sekolah, baik semester ganjil maupun genap, orang tua memang kami persilakan ikut upacara,” kata Pirawatiani.
Kebijakan ini dilakukan agar orang tua bisa langsung mengenal wali kelas, guru agama, hingga guru olahraga anak-anak mereka.
“Kalau tidak kenal, maka tidak sayang. Hari pertama ini adalah waktu tepat untuk saling bertegur sapa agar terjalin hubungan yang baik,” tambahnya.
MPLS bagi siswa kelas I SD sendiri akan berlangsung selama lima hari, mulai tanggal 13 hingga 17 Juli 2026. Selama proses itu, peserta didik baru akan diajak berkeliling mengenali lingkungan sekolah dan program-program belajar.
Sementara untuk siswa kelas II hingga kelas VI, dua hari pertama ini digunakan untuk beradaptasi dengan kelas dan wali kelas yang baru. Setelah itu, aktivitas belajar mengajar akan kembali berjalan normal.
"Kalau lingkungan sekolah, siswa lama sudah tahu. Fokusnya tinggal pengenalan kelas baru dan guru baru," jelas Pirawatiani.
Hari pertama ini ditutup dengan tradisi hangat. Seluruh siswa berbaris rapi usai mengikuti upacara. Mereka satu per satu bersalaman dengan para guru, sebagai tanda penyambutan awal tahun ajaran baru.
Sebagai catatan, pada tahun ajaran 2026/2027 ini, SDN 14 Sungai Raya menampung total 378 siswa. Sebanyak 76 di antaranya merupakan siswa baru kelas I yang terbagi dalam tiga rombongan belajar (rombel).***
Penulis : Gregorius
Editor : -
Tags :

Leave a comment