Efek Program MBG, Harga Daging Ayam di Landak Naik

10 Februari 2026 10:50 WIB
Ilustrasi - Rantang menu MBG. (Insidepontianak.com/Wahyu)

LANDAK, insidepontianak.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Landak yang masif, turut menyerap pasokan ayam potong dalam jumlah besar.

Dampaknya langsung terasa di pasar lokal. Haga ayam potong kini merangkak naik, akibat permintaan dari dapur MBG yang cukup tinggi. 

“Harga ayam naik sekitar Rp2.000 per kilogram. Kenaikannya masih tergolong normal,” ujar Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan Kabupaten Landak, Gusti Agus, Selasa (10/2/2026).

Selain ayam, sejumlah komoditas lain juga mengalami penyesuaian harga. Bawang merah naik sekitar Rp5.000 per kilogram. Namun, kenaikan harga komunitas ini akibat kendala distribusi dari Pontianak.

Sementara itu, harga minyak goreng juga mengalami kenaikan tipis sekitar Rp2.000 yang dipengaruhi meningkatnya kebutuhan menjelang perayaan Imlek dan Ramadan.

Agus menegaskan, pemerintah daerah terus menyiapkan langkah stabilisasi harga. Program MBG merupakan kebijakan prioritas nasional yang berpotensi memengaruhi dinamika pasar pangan daerah.

Pemkab Landak juga memperkuat pengawasan harga bahan pokok untuk menekan laju inflasi. Terutama menjelang hari besar keagamaan yang waktunya berdekatan, seperti Imlek, Ramadan, dan Idul Fitri.

“Kami akan melakukan sidak pasar dan menggelar pasar murah untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat,” pungkasnya.***


Penulis : Wahyu
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar