Pemkab Sambas Prioritaskan Pembukaan Border Temajuk–Teluk Melanao, Infrastruktur Perbatasan Digenjot

3 Maret 2026 16:21 WIB
Peninjauan Patok Batas untuk pembangunan Perbatasan Temajuk Sambas/IST

SAMBAS, insidepontianak.com – Pemerintah Kabupaten Sambas memastikan kebijakan efisiensi anggaran tidak berdampak pada pemangkasan program pembangunan. Sebaliknya, kebijakan tersebut diarahkan untuk memperkuat dukungan terhadap program prioritas nasional serta percepatan pembangunan kawasan perbatasan.

Wakil Bupati Sambas, Heroaldi menegaskan bahwa efisiensi anggaran yang diterapkan bukan berarti mengurangi program, melainkan mengalihkan alokasi dana ke sektor yang lebih prioritas dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Salah satu fokus utama yang didorong adalah Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian dari program nasional pemerintah pusat.

“Efisiensi anggaran ini bukan dipangkas, tetapi dialihkan untuk mendukung program nasional, terutama Program Makan Bergizi Gratis,” ujarnya, Selasa (3/3/2026).

Selain mendukung MBG, Pemkab Sambas juga tengah mempersiapkan pembukaan gerbang perbatasan kedua yang direncanakan berlangsung pada April mendatang. Border tersebut berada di kawasan Temajuk – Teluk Melanao yang berbatasan langsung dengan Malaysia.

Pembukaan akses lintas batas ini diyakini akan menjadi momentum percepatan pembangunan infrastruktur dan penguatan ekonomi di wilayah perbatasan.

Menurut Heroaldi, sejumlah proyek strategis diproyeksikan terdorong dengan dibukanya jalur tersebut, di antaranya peningkatan Jalan Paloh menjadi jalan nasional serta pembangunan Jembatan Sumpit Ceremai.

“Dengan dibukanya border Temajuk – Teluk Melanao, kita berharap percepatan pembangunan bisa segera terealisasi,” tambahnya.

"Langkah ini tidak hanya memperkuat konektivitas wilayah perbatasan, tetapi juga membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat setempat, " pungkasnya. (*)


Penulis : Antonia Sentia
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar