Modus Tanya Alamat dan Hipnotis, Polisi Ingatkan Warga Jangan Mudah Percaya Orang Asing

15 Juni 2026 16:11 WIB
Ilustrasi - tindak kejahatan hipnotis.

LANDAK, Insidepontianak.com - Percakapan singkat dengan orang yang tidak dikenal bisa menjadi awal dari tindak kejahatan. Karena itu, warga diminta tidak lengah saat didatangi orang asing yang tiba-tiba bertanya alamat atau mengajak berbicara dengan alasan tertentu.

Salah satu modus yang perlu diwaspadai adalah pelaku yang berpura-pura menanyakan alamat. Sekilas terlihat biasa, namun dalam beberapa kasus cara tersebut digunakan untuk membuka percakapan, memancing perhatian, atau mempelajari situasi di sekitar calon korban.

Warga juga diminta berhati-hati terhadap aksi hipnotis yang memanfaatkan kelengahan korban. Pelaku biasanya berusaha membuat korban merasa nyaman terlebih dahulu sebelum melancarkan aksinya.

Kapolsek Meranti, IPDA Uwes mengatakan kewaspadaan masyarakat menjadi salah satu kunci utama mencegah terjadinya tindak kejahatan.

"Kalau ada orang yang tidak dikenal datang dan membuat kita merasa tidak nyaman atau curiga, jangan ragu untuk meminta bantuan tetangga atau segera melapor kepada kepolisian," ujarnya, Senin (15/6/2026).

Menurut Uwes, masyarakat tidak perlu bersikap takut, namun harus lebih selektif dan berhati-hati saat berinteraksi dengan orang yang belum dikenal.

Ia menegaskan berbagai modus kejahatan terus berkembang mengikuti situasi dan kondisi di masyarakat.

Karena itu, warga diminta tidak mudah percaya kepada orang asing, terlebih jika meminta informasi pribadi atau berusaha mengalihkan perhatian korban.

"Kejahatan terjadi karena ada niat dan kesempatan. Jangan berikan kesempatan itu kepada pelaku. Tetap waspada terhadap lingkungan sekitar," katanya.

Selain meningkatkan kewaspadaan pribadi, masyarakat juga diminta untuk saling mengingatkan antarwarga apabila menemukan orang atau aktivitas yang mencurigakan di lingkungan tempat tinggal. (*)


Penulis : Ya Wahyu
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar