Supriadi Pimpin PWI Ketapang Periode 2026–2029, Terpilih Secara Aklamasi

12 Agustus 2026 22:01 WIB
Supriadi (baju biru) menerima SK penetapannya sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Ketapang periode 2026–2029. (Istimewa)

KETAPANG, insidepontianak.com - Supriadi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Ketapang periode 2026–2029.

Penetapan tersebut disepakati seluruh pemilik suara melalui mekanisme Konferensi PWI Kabupaten Ketapang yang digelar di Pontianak, Rabu (12/8/2026).

Konfernsi itu dipimpin ketua sidang Yasmin Umar, didampingi Muhammad Al Jauhari Fatria dan Hadi Sudirmansyah sebagai anggota.

Forum tersebut juga memberi mandat kepada ketua terpilih untuk segera menyusun struktur kepengurusan.

Supriadi berterima kasih atas kepercayaan para anggota. Ia berjanji akan mengemban amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab.

“Ini amanah yang harus kami jalankan bersama,” ujarnya.

Ia juga berharap PWI Provinsi Kalimantan Barat terus memberikan arahan dan pendampingan kepada kepengurusan PWI Kabupaten Ketapang yang baru terbentuk.

“Kami juga membuka ruang seluas-luasnya bagi seluruh wartawan yang bertugas di Ketapang untuk bergabung di rumah besar PWI,” tegasnya.

Setelah struktur kepengurusan rampung, target berikutnya menyusun program kerja guna memperkuat eksistensi serta profesionalisme wartawan di daerah.

“PWI siap kita kibarkan di Kabupaten Ketapang,” ucapnya penuh semangat.

Sementara itu, Ketua PWI Kalimantan Barat, Kundori, mengucapkan selamat atas terbentuknya kepengurusan PWI Kabupaten Ketapang.

Ia mengingatkan ketua terpilih agar selalu menjalankan roda organisasi sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

“Ini menjadi sejarah baru di Kalbar. PWI tingkat kabupaten kini sudah terbentuk di dua daerah, yakni Ketapang dan Sekadau,” ungkap Kundori.

Ia pun berharap kehadiran PWI Ketapang menjadi wadah penguatan kapasitas jurnalistik yang profesional dan selalu menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik (KEJ).

“Jalankan jurnalisme yang benar. Menjaga kode etik, marwah organisasi, serta integritas profesi adalah tanggung jawab kita bersama,” pungkas Kundori.***


Penulis : Fauzi
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar