Sapi Jumbo Milik Peternak Landak Kembali Jadi Bantuan Presiden
LANDAK, Insidepontianak.com - Seekor sapi Limousin berukuran jumbo memenuhi kandang milik Belo Mario Talu di Dusun Ampar Saga Satu, Desa Amboyo Inti, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak.
Tubuhnya jauh lebih besar dibanding sapi Bali yang juga dipelihara di tempat itu. Bobotnya diperkirakan mencapai 750 hingga 800 kilogram.
Tahun ini, ternak milik Belo kembali menjadi sapi bantuan presiden untuk Iduladha di Kabupaten Landak. Ini merupakan kali kedua sapi dari kandangnya masuk program tersebut.
Belo mengaku tidak pernah menyiapkan ternaknya secara khusus. Ia memelihara sapi besar karena hobi sekaligus tertarik pada usaha penggemukan.
Namun tak disangka untuk kedua kalinya, tim dari Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Landak datang langsung memeriksa kondisi ternaknya. Dari beberapa ekor yang dilihat, satu di antaranya dibeli sebagai bantuan presiden.
“Katanya kemarin bobotnya sekitar 750 sampai 800-an lah,” ujarnya, Minggu (24/5/2026).
Belo sudah lama memelihara sapi. Namun beberapa tahun terakhir, ia mulai lebih serius menekuni penggemukan Limousin.
Ia menyukai jenis sapi berbadan besar karena masih jarang dipelihara di Kabupaten Landak. Selain itu, nilai jualnya juga lebih tinggi.
Dan, keberhasilan membudidayakan sapi berukuran jumbo juga memberi kebanggaan tersendiri.
“Kalau ada sapi sebesar ini di kandang kita kan, kebanggaan juga bagi kita,” katanya.
Untuk mendapatkan bibit Limousin, Belo biasanya mendatangkan anakan sapi dari Sambas dan Singkawang. Setelah itu, sapi dipelihara hingga mencapai ukuran jual.
Namun memelihara sapi berbobot besar membutuhkan biaya dan tenaga lebih banyak. Kebutuhan pakan Limousin jauh lebih tinggi dibanding sapi lokal.
“Kalau tantangan ya paling ngarit. Makannya lebih banyak daripada sapi Bali,” ujarnya.
Sapi diberi makan dua kali sehari: pagi dan sore. Pakan utamanya rumput ditambah dedak dan sesekali ampas tahu.
Menurut Belo, ketersediaan pakan tambahan juga sering menjadi kendala. Dedak kerap sulit diperoleh karena banyak dicari peternak babi.
Meski begitu, ia tetap menikmati pekerjaannya. Menjelang Iduladha tahun ini, sejumlah sapi miliknya sudah habis dipesan pembeli. Empat ekor sapi Bali yang dipeliharanya juga telah terjual.
Belo bersyukur ternaknya kembali dipercaya menjadi bantuan presiden. Selain menjadi kebanggaan, hal itu juga berdampak pada nilai jual sapi miliknya.
“Syukur-syukur ada banpres ini, jadi masih bisa jual dengan harga lumayan bagus,” pungkasnya.***
Penulis : Wahyu
Editor : -

Leave a comment