Ekonomi Makin Sulit, 58.719 Keluarga di Landak Terima Bantuan Pangan

19 Juni 2026 14:44 WIB
Penyerahan Bantuan Pangan periode Februari-Maret 2026 Kabupaten Landak di Jelimpo/IST

LANDAK, Insidepontianak.com - Sebanyak 58.719 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Landak menerima Bantuan Pangan alokasi Februari-Maret 2026 dari pemerintah.

Bantuan yang disalurkan terdiri dari 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng untuk setiap keluarga penerima.

Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan di tengah berbagai tantangan ekonomi yang masih dihadapi saat ini.

Pimpinan Perum Bulog Kantor Wilayah Kalimantan Barat, Rasiwan, mengatakan Kabupaten Landak menjadi salah satu daerah dengan jumlah penerima bantuan yang cukup besar di Kalimantan Barat.

Menurut dia, seluruh bantuan yang telah dialokasikan pemerintah pusat harus dapat diterima masyarakat sesuai data penerima yang telah ditetapkan.

"Untuk Kabupaten Landak jumlah penerimanya sebanyak 58.719 KPM. Masing-masing menerima 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng," kata Rasiwan, Jumat (19/6/2026).

Ia menjelaskan penyaluran bantuan pangan tersebut saat ini terus berjalan di berbagai kecamatan. Hingga pertengahan Juni, realisasi distribusi telah mencapai sekitar 40 persen dari total sasaran penerima.

Ia menjeleskan, Bulog bersama pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa terus berupaya mempercepat distribusi agar seluruh bantuan dapat diterima masyarakat sebelum batas waktu penyaluran berakhir.

Rasiwan menuturkan, program bantuan pangan ini menjadi salah satu upaya pemerintah menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan pokok warga tetap terpenuhi.

Meski demikian, proses distribusi di sejumlah wilayah masih menghadapi tantangan, terutama di daerah yang memiliki keterbatasan akses komunikasi dan jaringan internet.

Kondisi tersebut berpengaruh pada proses verifikasi dan pencatatan penerima bantuan yang dilakukan secara digital.

Untuk mengatasi kendala tersebut, Bulog menyiapkan langkah jemput bola dengan mendatangi langsung wilayah yang mengalami hambatan jaringan.

Petugas akan melakukan inventarisasi daerah yang masih terkendala agar penyaluran bantuan tidak terhambat dan seluruh penerima dapat memperoleh haknya tepat waktu.

"Nanti ada tim kami yang akan menginventarisir wilayah-wilayah yang offline ataupun kendala jaringan, akan kita jemput agar penyaluran bantuan ini bisa dituntaskan sesuai target," ujar Rasiwan.

Ia optimistis seluruh bantuan pangan untuk 58.719 KPM di Kabupaten Landak dapat tersalurkan sebelum akhir Juni 2026. (*)


Penulis : Ya Wahyu
Editor : Wati Susilawati

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar