Bupati Erlina Apresiasi Program GMD 2026 di Sambora: Bukti Kehadiran Pemerintah di Desa

8 Mei 2026 15:19 WIB
Penyerahan bantuan sosial di acara Gema Membangun Desa 2026 di Desa Sambora, Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah. (Istimewa)

MEMPAWAH, insidepontianak.com – Pemerintah Kabupaten Mempawah mendukung penuh program Gema Membangun Desa (GMD) Tahun 2026.

Di Kabupaten Mempawah, program unggulan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat itu digelar di Desa Sambora, Kecamatan Toho, selama dua hari, 7–8 Mei 2026.

Kegiatan tersebut menjadi wujud sinergi pembangunan antara pemerintah provinsi, kabupaten, hingga desa. Berbagai layanan publik turut dihadirkan.

Di antaranya, pangan murah, operasi pasar, bazar telur, cek kesehatan gratis, layanan administrasi kependudukan, hingga bantuan sosial dan pembagian bibit tanaman.

Bupati Mempawah, Erlina, menegaskan program Gema Membangun Desa merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat desa.

“Pembangunan butuh kolaborasi antara pemerintah provinsi, kabupaten, hingga pemerintah desa agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Erlina dalam sambutannya.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat sendiri memiliki peran strategis sebagai pengayom sekaligus katalisator pembangunan agar pelayanan mampu menjangkau hingga pelosok desa.

Sementara pemerintah kabupaten berperan sebagai jembatan operasional yang memahami kondisi wilayah secara detail, sedangkan pemerintah desa menjadi ujung tombak pelayanan masyarakat.

Bupati Erlina pun menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Desa Sambora sebagai lokasi pelaksanaan GMD tahun ini.

Menurutnya, kegiatan tersebut membawa manfaat besar karena pelayanan publik menjadi lebih dekat dan mudah dijangkau masyarakat.

“Kehadiran pemerintah provinsi hari ini bukan hanya membawa bantuan fisik dan layanan administrasi, tetapi juga membawa semangat baru bagi kami di kabupaten dan desa,” tuturnya.

Selama dua hari pelaksanaan GMD, masyarakat juga mendapatkan akses terhadap 19 jenis layanan dari berbagai instansi pemerintah dan mitra.

Layanan tersebut meliputi sertifikasi halal, perpustakaan keliling, pelayanan Nomor Induk Berusaha (NIB), literasi digital, layanan BPJS, pelayanan KB gratis, hingga bantuan bibit buah.

Melalui kegiatan itu, pemerintah berharap masyarakat desa dapat memperoleh pelayanan publik secara lebih cepat, mudah, dan efisien tanpa harus menempuh jarak jauh ke pusat pelayanan.***


Penulis : REDAKSI/ril
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar