Terima Surat Tugas dari PDIP, Pasangan Thomas Alexander-Uti Royden Top Siap Bertarung di Pilkada Ketapang

21 Juni 2024 11:04 WIB
Thomas Alexander-Uti Royden Top Terima surat tugas dari PDIP untuk maju sebagai pasangan calon kepala daerah di Pilkada Ketapang. Surat tugas itu diserahkan langsung oleh ketua DPD PDIP Kalbar, Lazarus. (Istimewa)

PONTIANAK, insidepontianak.com - Thomas Alexander telah menerima surat tugas dari PDI Perjuangan atau PDIP untuk maju sebagai bakal calon bupati Ketapang. 

PDIP sendiri punya delapan kursi di DPRD Ketapang. Sehingga hanya memerlukan satu kursi lagi untuk mengusung pasangan calon kepala daerah di Pilkada Ketapang 2024. Thomas Alexander dipastikan menggandeng Uti Royden Top sebagai wakilya. 

"Saya sudah menerima surat tugas DPP PDIP. Saya siap menjalankan tugas dan perintah DPP dan DPD sebaik mungkin," kata Thomas Alexander, Jumat (21/6/2024). 

Baginya, surat tugas ini memberinya semangat untuk bertarung di Pilkada nanti. Ia pun optimis kemenangan semakin dekat. Pasangan Thomas-Uti Royden Top, diprediksi bakal diusung PDIP, PKB dan PPP.

"Kita akan berjuang habis-habisan untuk menang di Pilkada Ketapang," ucapnya. 

Thomas memastikan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat, sebagai persiapan menggalang dukungan untuk memenangkan pertarungan Pilkada.

Ia mengklaim, sambutan masyarakat terhadapnya yang berencana maju sebagai bakal calon bupati Ketapang cukup baik. 

Sebab, ia dan Uti sama-sama anggota duduk di parlemen sebagai wakil rakyat. Thomas sendiri adalah anggota DPRD Kalbar.

Sementara Uti merupakan anggota DPRD Ketapang, sekaligus Ketua Ikatan Keluarga Besar Kerajaan Matan Tanjungpura atau IKKRAMAT. 

"Sambutan masyarakat sangat baik menjadi semangat saya bertarung di Pilkada. Saya ingin membangun Ketapang yang lebih maju," kata Thomas. 

Selain PDIP, pasangan Thomas-Uti juga intens berkomunikasi dengan sejumlah partai. Di antaranya PKB dan PPP. 

"PKB ada dua kursi dan PPP satu kursi. Keputusan mungkin dalam minggu ini," pungkasnya.***


Penulis : Andi Ridwansyah
Editor : Abdul Halikurrahman

Leave a comment